3 Cara Ganjar Pranowo Atasi Masalah Lapangan Kerja

Sabtu, 21 Oktober 2023 - 19:41 WIB
loading...
3 Cara Ganjar Pranowo...
Calon Presiden, Ganjar Pranowo menyampaikan tiga cara untuk mengatasi permasalahan lapangan kerja. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Calon Presiden, Ganjar Pranowo menyampaikan tiga cara untuk mengatasi permasalahan lapangan kerja . Solusi ini datang dari keresahan sejumlah masyarakat, terutama yang datang dari sektor UMKM yang kesulitan untuk berjualan.

“Hari ini yang ada di data adalah masyarakat membutuhkan lapangan pekerjaan, hari ini. Hari ini yang jualan di pasar mulai sepi karena sebagian berjualan memakai aplikasi,” ujar Ganjar di Jakarta, pada Selasa (17/10/2023).

Baca Juga: Atasi Kebutuhan Lapangan Kerja, Solusi Ganjar: Optimalisasi Potensi Kelautan dan Pertanian

Tiga cara untuk mengatasi masalah lapangan kerja tersebut di antaranya:

1. Mengoptimalkan Sektor Kelautan Hingga Pertanian

Ganjar mengungkapkan pentingnya mengoptimalkan sektor kelautan dan pertanian sebagai solusi untuk mengatasi permasalahan ketenagakerjaan di Indonesia. Ide yang dia sampaikan adalah untuk mengatasi tantangan ini melalui konsep hilirisasi, yang berkaitan dengan pemanfaatan sumber daya alam, pengembangan produk kelautan, peningkatan produktivitas pertanian, serta penerapan teknologi tinggi dan analisis data yang efisien.

2. Mengajak Masyarakat Indonesia untuk Memiliki Cita-cita Membangun Indonesia

Ganjar mengajak seluruh masyarakat untuk memiliki tujuan bersama dalam membangun Indonesia, yang salah satunya adalah mempromosikan budaya antikorupsi.

"Saya mengingatkan pentingnya memiliki cita-cita bersama sejak awal, agar kita semua memiliki satu tujuan yang sama untuk negara ini, yaitu menciptakan sebuah bangsa yang makmur, bebas dari korupsi, tidak menindas, serta memberikan kesempatan bagi warga untuk mengekspresikan diri,” jelas Ganjar.

3. Mengajak Masyarakat untuk Hidup Rukun

Ganjar yang merupakan mantan Gubernur Jawa Tengah tersebut mengajak seluruh masyarakat untuk hidup dalam keharmonisan. Dia mendorong agar tidak ada pembicaraan yang merusak hubungan terkait dengan isu-isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

"Marilah kita menjalani kehidupan yang damai di dalam keindahan keragaman Indonesia, dan kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga kerukunan tersebut sambil bersama-sama mencari solusi atas tantangan-tantangan yang dihadapi," ungkapnya.

Untuk diketahui, bahwa Pasangan Capres-Cawapres Ganjar Pranowo dan Mahfud MD telah merilis dokumen yang berisi visi dan misi mereka untuk maju dalam kontestasi Pemilu Presiden pada tahun 2024.

Baca Juga: 14 Emiten Terbitkan Right Issue Rp13 Triliun, 20 Perusahaan Masuk Antrean

Berdasarkan dokumen tersebut, visi yang diusung oleh Ganjar dan Mahfud adalah ‘Menuju Indonesia Unggul, Gerak Cepat Mewujudkan Negara Maritim yang Adil dan Lestari”. Selain visi tersebut, ada delapan misi yang juga dikeluarkan oleh Ganjar dan Mahfud.

Tiga dari delapan misi tersebut mencakup sektor perekonomian. Salah satu targetnya adalah untuk mempercepat pembangunan ekonomi berdikari berbasis pengetahuan dan nilai tambah. Dalam misi tersebut, tertera sub-sub topik yang memberi penjelasan bagaimana upaya pasangan Ganjar-Mahfud untuk mewujudkan misi tersebut.

Berikut daftar target yang misi ditawarkan oleh pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD di sektor ekonomi:
1. Menciptakan 17 juta lapangan pekerjaan baru untuk mengurangi tingkat pengangguran hingga mencapai tingkat penyerapan tenaga kerja yang optimal.
2. Sasaran pertumbuhan ekonomi rata-rata sebesar 7 persen bertujuan agar Indonesia bisa keluar dari perangkap pendapatan menengah, dengan inklusi sebagai fokus utama.
3. Tujuan mengurangi tingkat kemiskinan sebanyak 2,5 persen dan menghapus kemiskinan ekstrem sepenuhnya.
4. Upaya dalam memastikan bahwa setiap keluarga miskin memiliki setidaknya satu anak yang bisa mengejar pendidikan hingga tingkat sarjana, sebagai langkah untuk memutus mata rantai kemiskinan.
5. Membentuk lingkungan bisnis yang mendukung pertumbuhan usaha ultra mikro dan UMKM melalui penataan regulasi untuk memberikan kepastian hukum dan menempatkan masyarakat sebagai pusat kegiatan bisnis.
6. Menargetkan alokasi kredit perbankan sebesar minimal 35 persen, yang khusus ditujukan untuk koperasi, UMKM, dan perusahaan rintisan.
7. Melanjutkan proyek pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara secara bertahap.
8. Tingkatkan kapasitas produksi dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan domestik dan mendukung pertumbuhan sektor industri nasional.
9. Selenggarakan proses hilirisasi pada sumber daya alam sektor pertambangan, perkebunan, pertanian, serta perikanan dan kelautan, dengan fokus pada menciptakan produk akhir bernilai tinggi, yang berlandaskan pada industri hulu dan kebijakan TKDN.
10. Pastikan anggaran negara yang memadai, transparan, akuntabel, efektif, dan efisien melalui optimalisasi pendapatan, reformasi kelembagaan, dan efektivitas pengeluaran negara.
11. Terus mendorong pemerataan dan peningkatan nilai tambah pada infrastruktur yang telah dibangun.
12. Memastikan harga pangan yang stabil untuk mewujudkan pangan yang terjangkau.
13. Sedikan 40 persen tempat usaha bagi UMKM di lingkungan infrastruktur publik, dan alokasikan 50 persen dari anggaran belanja barang atau jasa pemerintah dan BUMN untuk koperasi dan UMKM.
14. Tingkatkan jumlah pasar baru dan renovasi pasar tradisional untuk menjadikannya pusat aktivitas ekonomi yang bersih dan nyaman bagi masyarakat.
15. Berikan kebijakan afirmatif kepada seluruh kelompok anak muda untuk memudahkan mereka dalam memulai dan mengembangkan usaha.
16. Maksimalkan pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) sebagai sumber energi yang berkelanjutan, dengan target sekitar 3,700 GW secara bertahap untuk keperluan energi dalam negeri.
17. Manfaatkan potensi sektor kelautan senilai US$1,4 triliun per tahun secara inklusif untuk mendukung ekonomi biru di Indonesia.
18. Kurangi kesenjangan ekonomi-sosial dengan memberikan dukungan finansial khusus untuk wilayah Papua guna mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.
19. Fokuskan perkembangan ekonomi pada kota sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang dapat mendorong perkembangan desa.
20. Realisasikan perkembangan digital di Indonesia dengan mendukung start-up, seperti memberikan kemudahan akses ke pembiayaan, insentif pajak, dan fasilitas inkubasi bisnis.
21. Tingkatkan peran pelaku usaha dan produk domestik dalam sektor ekonomi digital, termasuk e-commerce, untuk mendukung perkembangan UMKM lokal.

Seluruh visi dan misi dari pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD dapat dilihat oleh masyarakat Indonesia di https://visimisiganjarmahfud.id
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Dampak Ekonomi Implementasi...
Dampak Ekonomi Implementasi B50: Serap 1,9 Juta Pekerja, Beri Nilai Tambah Rp21,29 Triliun
Rincian Sebaran Investasi...
Rincian Sebaran Investasi Rp498 Triliun yang Masuk RI di Kuartal I 2026, Serap 706 Ribu Pekerja
Menyoroti Pergeseran...
Menyoroti Pergeseran Peran Tenaga Kerja di Tengah Perkembangan Kebutuhan Lintas Industri
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
Rekomendasi
Terungkap! Andri Mulyono...
Terungkap! Andri Mulyono Kongkalikong dengan PPK untuk Dapat Proyek Pengadaan Motor Listrik BGN
Preview Piala Dunia...
Preview Piala Dunia 2026 Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Batu Sandungan Tuan Rumah
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
3 Masalah yang Membuat...
3 Masalah yang Membuat Conor McGregor Belum Kembali ke UFC
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved