Kementerian ESDM Bakal Lelang 3 WK Migas Terminasi Akhir Tahun Ini

Minggu, 22 Oktober 2023 - 11:33 WIB
loading...
Kementerian ESDM Bakal...
Kementerian ESDM hingga akhir tahun ini berencana membuka lelang 3 WK migas terminasi. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) hingga akhir tahun ini berencana akan membuka lelang 3 wilayah kerja minyak dan gas bumi (WK migas) terminasi. Lelang sejumlah WK migas terminasi alias WK migas yang sudah habis kontraknya ini kemudian akan dilanjutkan di awal 2024.

"Kita sudah menargetkan 10 WK, dan akan kita tawarkan 3 lagi di akhir tahun ini. Awal tahun depan kita akan sampaikan tapi kalau untuk yang join study itu sudah bisa dimulai untuk bisa dilakukan," ungkap Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Tutuka Ariadji, dilansir dari laman resmi Kementerian ESDM, Minggu (22/10/2023).

Baca Juga: 50 Kontrak Blok Migas Dikembalikan ke Negara, Ini Alasannya

Dia menjelaskan, sepanjang tahun 2023, pemerintah telah menawarkan 10 WK migas terminasi konvensional, yaitu:

1. WK Akia, sebelumnya merupakan bagian WK Bulungan dan WK Bukat yang sebelumnya diterminasi tahun 2018 dan 2019;
2. WK Beluga, sebelumnya merupakan WK Gurita yang terminasi pada tahun 2020;
3. WK Bengara I, sebelumnya WK Bengara I di terminasi pada tahun 2021;
4. WK East Natuna, sebelumnya merupakan bagian dari WK East Natuna yang dikembalikan Pertamina tahun 2023;
5. WK Natuna D-Alpha, sebelumnya merupakan bagian dari WK East Natuna yang dikembalikan Pertamina tahun 2023'
6. WK Panai, sebelumnya merupakan WK Marquisha yang diterminasi pada tahun 2019;
7. WK Patin, sebelumnya merupakan WK South Lirik yang diterminasi pada tahun 2018;
8. WK Bobara, sebelumnya merupakan WK West Papua IV yang terminasi pada tahun 2023;
9. WK Akimeugah I, sebelumnya merupakan bagian WK Warim yang terminasi pada tahun 2016;
10. WK Akimeugah II, sebelumnya merupakan bagian WK Warim yang terminasi pada tahun 2016.

WK Akia, Beluga dan Bengara I ditawarkan pada Penawaran tahap I 2023 tanggal 10 April 2023 sedangkan WK East Natuna merupakan penawaran kepada Pertamina. Kemudian WK Natuna D-Alpha, Panai dan Patin ditawarkan pada Penawaran tahap II 2023 tanggal 25 Juli 2023, sedangkan WK Bobara, Akimeugah I dan Akimeugah II ditawarkan pada Penawaran tahap III 2023 tanggal 20 September 2023.

Tutuka mengatakan, lelang WK migas terminasi merupakan salah satu upaya Kementerian ESDM dalam mengejar target produksi minyak sebesar 1 juta barel pada tahun 2030. "WK Migas terminasi sudah dievaluasi dalam beberapa tahun terakhir, dan kita harap setelah dilakukan kajian data lebih lanjut dan kembali dilelang, bisa menambah produksi migas nasional," jelasnya.

Baca Juga: Hamas Bebaskan Sandera Asal AS

Sejauh ini pemerintah telah melakukan terminasi pada 50 blok migas, yang merupakan total akumulasi terminasi kontrak migas sejak 2020-2023, dengan kontrak kerja dari tahun 2008 hingga 2015. Namun, imbuh dia, tidak seluruhnya dari blok migas terminasi tersebut akan dilelang kembali. "Kita tentu melihat mana-mana yang sekiranya masih menarik masih berpotensi untuk dikembangkan," tandasnya.

Terkait terminasi yang dilakukan pemerintah, Tutuka menjelaskan bahwa ada dua hal yang menjadi penyebabnya. Pertama, terminasi otomatis, dimana batas waktu eksplorasi sudah melewati dari yang disepakati. Kedua, terminasi sukarela oleh pengelola berkaitan dengan ketidakpastian yang merupakan hal lumrah di industri migas.

"Walaupun sudah dilakukan kajian studi geologi reservoir, geofisik, selalu ada ketidakpastian yang menyebabkan potensi sumber daya yang akan dijadikan cadangan itu dikatakan saat kecil atau bahkan tidak ada, atau mungkin tidak ekonomis sehingga kontraktor tersebut tidak melanjutkan," paparnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aturan Baru ESDM, Blending...
Aturan Baru ESDM, Blending Batu Bara Harus Dapat Restu Bahlil
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
BLU Bisa Impor Minyak...
BLU Bisa Impor Minyak saat Pasokan Global Seret, Lemigas Salah Satunya
Sektor Migas Bebas Aturan...
Sektor Migas Bebas Aturan DHE dan Ekspor Satu Pintu, Ini Penjelasannya
IAFMI Factory Visit...
IAFMI Factory Visit ke Kawasan Industri Krakatau Steel Cilegon
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Eksekusi Cepat Tambang di Kawasan Hutan
IISM Dorong Transisi...
IISM Dorong Transisi Energi Berkeadilan bagi Masyarakat
Rekomendasi
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Lebih Dijagokan
Kasus Ijazah Jokowi,...
Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo akan Ajukan Penangguhan Penahanan
Berita Terkini
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved