Agro Bahari Nusantara Dorong Budidaya Udang Penuhi Kebutuhan Pangan Nasional
Selasa, 24 Oktober 2023 - 16:00 WIB
loading...
A
A
A
Perseroan memiliki komitmen yang kuat terhadap peningkatan kualitas produk dan keberlanjutan lingkungan (ESG) serta terus berupaya untuk mengembangkan usahanya dan dapat membantu mencukupi kebutuhan pangan nasional serta kebutuhan ekspor. Selain itu, Perseroan terus mengembangkan sistem teknologi dalam budidaya Udang Vannamei untuk menghasilkan angka produksi yang signifikan.
Untuk mendukung ekspansi, UDNG pada tahun ini melaksanakan Penawaran Umum Saham Perdana atau IPO, dan telah resmi memulai masa Penawaran Umum saham perdana (offering) pada 23-27 Oktober 2023. Perseroan menawarkan sebanyak 500.000.000 saham Baru atau setara dengan 28,57% dari modal disetor setelah IPO yang ditawarkan pada harga sebesar Rp100,- per saham, dengan target dana yang terkumpul sebesar Rp50.000.000.000,-. UDNG juga menerbitkan sebanyak 400 juta Waran Seri I dengan rasio setiap pemegang 5 saham baru berhak memperoleh 4 Waran Seri I dengan harga pelaksanaan sebesar Rp105 per saham.
Dana hasil IPO tersebut sebagian besar rencananya akan digunakan untuk ekspansi bisnis dengan membangun tambak udang baru melalui perusahaan anak yaitu MBS dalam bentuk penyetoran modal yang kemudian akan digunakan untuk belanja modal guna memenuhi kebutuhan pembangunan tambak baru di daerah Kepulauan Bangka Belitung. Dalam IPO ini, UDNG resmi menunjuk PT MNC Sekuritas dan PT Korea Investment & Sekuritas Indonesia sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek.
Ekspansi dan langkah strategis ini bukan hanya merupakan tonggak bersejarah bagi UDNG, namun juga merupakan langkah maju dalam memperkuat posisinya sebagai pemimpin industri budidaya tambak udang di Indonesia. Dengan menghadirkan inovasi dan kualitas terbaik dalam bisnisnya, UDNG siap menjadi mitra utama bagi masyarakat lokal dan para pemangku kepentingan untuk memajukan industri budidaya udang berkelanjutan di Indonesia.
Direktur Investment Banking MNC Sekuritas Hary Herdiyanto menyampaikan bahwa UDNG memiliki potensi pertumbuhan yang sangat baik karena berada pada sektor pangan, sektor yang dikenal secara konsisten mampu selalu mencatat pertumbuhan.
Untuk mendukung ekspansi, UDNG pada tahun ini melaksanakan Penawaran Umum Saham Perdana atau IPO, dan telah resmi memulai masa Penawaran Umum saham perdana (offering) pada 23-27 Oktober 2023. Perseroan menawarkan sebanyak 500.000.000 saham Baru atau setara dengan 28,57% dari modal disetor setelah IPO yang ditawarkan pada harga sebesar Rp100,- per saham, dengan target dana yang terkumpul sebesar Rp50.000.000.000,-. UDNG juga menerbitkan sebanyak 400 juta Waran Seri I dengan rasio setiap pemegang 5 saham baru berhak memperoleh 4 Waran Seri I dengan harga pelaksanaan sebesar Rp105 per saham.
Dana hasil IPO tersebut sebagian besar rencananya akan digunakan untuk ekspansi bisnis dengan membangun tambak udang baru melalui perusahaan anak yaitu MBS dalam bentuk penyetoran modal yang kemudian akan digunakan untuk belanja modal guna memenuhi kebutuhan pembangunan tambak baru di daerah Kepulauan Bangka Belitung. Dalam IPO ini, UDNG resmi menunjuk PT MNC Sekuritas dan PT Korea Investment & Sekuritas Indonesia sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek.
Ekspansi dan langkah strategis ini bukan hanya merupakan tonggak bersejarah bagi UDNG, namun juga merupakan langkah maju dalam memperkuat posisinya sebagai pemimpin industri budidaya tambak udang di Indonesia. Dengan menghadirkan inovasi dan kualitas terbaik dalam bisnisnya, UDNG siap menjadi mitra utama bagi masyarakat lokal dan para pemangku kepentingan untuk memajukan industri budidaya udang berkelanjutan di Indonesia.
Direktur Investment Banking MNC Sekuritas Hary Herdiyanto menyampaikan bahwa UDNG memiliki potensi pertumbuhan yang sangat baik karena berada pada sektor pangan, sektor yang dikenal secara konsisten mampu selalu mencatat pertumbuhan.
Lihat Juga :