Sepanjang Tahun 2023, Pendapatan Digital MSIN Meningkat 4%
Rabu, 01 November 2023 - 13:33 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Kantongi Laba Bersih Rp341 Miliar, MSIN Fokus Kembangkan Bisnis Digital
Sepanjang sembilan bulan tahun2023, pendapatan iklan digital Perseroan mencapai Rp1.188 miliar, meningkat 4% YoY. Pertumbuhan ini merupakan dampak dari keberhasilan penerapan strategi digital Perseroan di berbagai platform, pemanfaatan saluran media sosial MSIN yang besar, dan perolehan pendapatan dari jaringan superapp OTT, Portal, & MCN. Pencapaian ini menunjukkan posisi yang baik bagi MSIN untuk memanfaatkan dan memanfaatkan peluang pasar digital yang semakin luas di Indonesia.
Sementara itu pendapatan berlangganan pada 9M-2023 turun 10% YoY menjadi Rp375 miliar. Penurunan pendapatan ini disebabkan oleh promosi harga yang diterapkan pada Vision+ agar tetap kompetitif di pasar OTT di Indonesia. Namun, pendapatan mulai meningkat pada bulan September 2023, memberikan prospek yang lebih positif untuk sisa tahun ini, dan menunjukkan pertumbuhan positif QoQ di Q3-2023.
Selama 9M-2023, EBITDA Perseroan mengalami penurunan sebesar 25% dibandingkan tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp573 miliar. Ini merupakan margin EBITDA sebesar 24%. Selain itu, laba bersih MSIN sebesar Rp259 miliar, turun 33% dibandingkan tahun sebelumnya.
MSIN memegang hak digital eksklusif atas koleksi konten MNC Media & Entertainment yang besar, dan memonetisasi nya dengan berbagai metode. Selama 9M-2023, bisnis konten Perseroan telah berhasil mendapatkan banyak deal menarik di Singapura dan Malaysia, serta kesepakatan film baru dengan berbagai platform streaming seperti Prime Video dan Netflix. Terakhir, Perseroan juga telah menjalin kemitraan konten dengan studio animasi yang berbasis di Inggris.
Sepanjang sembilan bulan tahun2023, pendapatan iklan digital Perseroan mencapai Rp1.188 miliar, meningkat 4% YoY. Pertumbuhan ini merupakan dampak dari keberhasilan penerapan strategi digital Perseroan di berbagai platform, pemanfaatan saluran media sosial MSIN yang besar, dan perolehan pendapatan dari jaringan superapp OTT, Portal, & MCN. Pencapaian ini menunjukkan posisi yang baik bagi MSIN untuk memanfaatkan dan memanfaatkan peluang pasar digital yang semakin luas di Indonesia.
Sementara itu pendapatan berlangganan pada 9M-2023 turun 10% YoY menjadi Rp375 miliar. Penurunan pendapatan ini disebabkan oleh promosi harga yang diterapkan pada Vision+ agar tetap kompetitif di pasar OTT di Indonesia. Namun, pendapatan mulai meningkat pada bulan September 2023, memberikan prospek yang lebih positif untuk sisa tahun ini, dan menunjukkan pertumbuhan positif QoQ di Q3-2023.
Selama 9M-2023, EBITDA Perseroan mengalami penurunan sebesar 25% dibandingkan tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp573 miliar. Ini merupakan margin EBITDA sebesar 24%. Selain itu, laba bersih MSIN sebesar Rp259 miliar, turun 33% dibandingkan tahun sebelumnya.
MSIN memegang hak digital eksklusif atas koleksi konten MNC Media & Entertainment yang besar, dan memonetisasi nya dengan berbagai metode. Selama 9M-2023, bisnis konten Perseroan telah berhasil mendapatkan banyak deal menarik di Singapura dan Malaysia, serta kesepakatan film baru dengan berbagai platform streaming seperti Prime Video dan Netflix. Terakhir, Perseroan juga telah menjalin kemitraan konten dengan studio animasi yang berbasis di Inggris.
(akr)
Lihat Juga :