Pengenaan Biaya Top Up E-Money Dinilai Salah Total

Senin, 18 September 2017 - 12:25 WIB
Pengenaan Biaya Top...
Pengenaan Biaya Top Up E-Money Dinilai Salah Total
A A A
JAKARTA - Institute Development of Economic and Finance (Indef) menilai, rencana Bank Indonesia (BI) untuk membebankan biaya top-up uang elektronik (e-money) kepada masyarakat merupakan kebijakan yang salah total. BI rencananya akan mengeluarkan aturan mengenai hal ini pada akhir September 2017.

(Baca: Biaya Top Up Bebani Masyarakat )

Ekonom Indef Bhima Yudhistira mengungkapkan, jika kebijakan tersebut benar-benar direalisasikan maka akan menjadi disinsentif bagi masyarakat. Keinginan pemerintah untuk menerapkan gerakan non tunai (cashless society) pun bakal berantakan.

"Dampak penerapan biaya top up e-money jadi disinsentif bagi masyarakat. Gerakan nontunai atau cashless society bisa gagal. Orang akan pindah ke uang tunai lagi," kata dia saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Senin (18/9/2017).

Dia mengatakan, e-money sejatinya hanyalah uang yang berbentuk elektronik. Jadi, tidak seharusnya uang masyarakat berkurang nominalnya jika ditukarkan dengan e-money.

"Ini konsep pengenaan fee top up salah. E-money kan sebetulnya uang hanya bentuknya elektronik. Logikanya apa kita pakai uang lalu dikenakan fee? Sama seperti pakai uang kertas lalu BI menerapkan fee ke masyarakat. Ini salah total," imbuh dia.

Apalagi, lanjut Bhima, bank selama ini juga telah menikmati keuntungan dari penjualan kartu perdana e-money. Jika alasan bank adalah untuk biaya perawatan infrastruktur, seharusnya hal tersebut tidak dibebankan ke masyarakat.

"Bank selama ini sudah menikmati untung dari jualan kartu perdana e-money. Untuk maintenance atau perawatan harusnya ada share biaya antara bank penerbit dan merchant. Jangan dibebankan ke masyarakat," kata Bhima.

Baca Juga:
Aturan Top Up Fee E-Money Dinilai Bebankan Konsumen

Isi Ulang E-Money Kena Biaya, Masyarakat Protes
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Edukasi MotionPay: Ternyata...
Edukasi MotionPay: Ternyata E-Money dan E-Wallet Berbeda!
Isi Ulang Kartu Tol,...
Isi Ulang Kartu Tol, Ini Rekomendasi Ponsel Berfitur NFC Termurah
MotionBanking Mengintegrasikan...
MotionBanking Mengintegrasikan Fitur e-Money dari MotionPay
GoPay Tetap Memimpin...
GoPay Tetap Memimpin Pasar E-Money Indonesia
Perkuat Inovasi Teknologi,...
Perkuat Inovasi Teknologi, BNC Bertekad Jadi Bank Digital Terdepan
Hingga Juli, Transaksi...
Hingga Juli, Transaksi E-Money Mandiri Capai Rp7,4 Triliun
Berita Terkini
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
2 menit yang lalu
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
44 menit yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
3 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
5 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
6 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
16 jam yang lalu
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved