Cemas BUMN Lain Serupa Jiwasraya, Garuda dan Waskita! Wamen Ingatkan Soal Ini!
Selasa, 07 November 2023 - 11:56 WIB
loading...
Wamen BUMN, Kartika Wirjoatmodjo mewanti-wanti kasus PT Jiwasraya (Persero), PT Garuda Indonesia Tbk, dan PT Waskita Karya Tbk, tidak kembali terjadi di perusahaan pelat merah lainnya. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kegagalan tata kelola dan tindak pidana korupsi di internal beberapa BUMN (Badan Usaha Milik Negara) dikhawatirkan merambat ke perseroan negara lainnya. Karena itu, penerapan tata kelola dan manajemen risiko secara komprehensif wajib dilakukan.
Baca Juga: Laba Bersih BUMN Semester I 2023 Capai Rp183,9 T, Erick Thohir: Mayoritas Menjauhi Zona Utang
Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo mewanti-wanti kasus PT Jiwasraya (Persero), PT Garuda Indonesia Tbk, dan PT Waskita Karya Tbk, tidak kembali terjadi di perusahaan pelat merah lainnya.
Wamen BUMN, Kartika mengatakan, pihaknya menempatkan BUMN strategis di luar sektor keuangan agar menerapkan manajemen risiko. Salah satunya dengan menempatkan menempatkan adanya Direktur Manajemen Risiko.
Pria yang akrab disapa Tiko itu menyebut Direktur Manajemen Risiko bertugas memastikan bahwa BUMN dalam pertumbuhannya bisa terkendali, baik strategi bisnis, penerapan keuangannya, maupun operasinya.
"Semuanya risikonya terjaga sangat baik sehingga tidak terjadi lagi failure (kegagalan) seperti Jiwasraya, seperti Garuda, seperti Waskita, tidak terulang lagi," ujar Tiko saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Selasa (7/11/2023).
Baca Juga: Kapitalisasi BUMN Tembus Rp2.200 Triliun, Lebih Besar dari Utang
Baca Juga: Laba Bersih BUMN Semester I 2023 Capai Rp183,9 T, Erick Thohir: Mayoritas Menjauhi Zona Utang
Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo mewanti-wanti kasus PT Jiwasraya (Persero), PT Garuda Indonesia Tbk, dan PT Waskita Karya Tbk, tidak kembali terjadi di perusahaan pelat merah lainnya.
Wamen BUMN, Kartika mengatakan, pihaknya menempatkan BUMN strategis di luar sektor keuangan agar menerapkan manajemen risiko. Salah satunya dengan menempatkan menempatkan adanya Direktur Manajemen Risiko.
Pria yang akrab disapa Tiko itu menyebut Direktur Manajemen Risiko bertugas memastikan bahwa BUMN dalam pertumbuhannya bisa terkendali, baik strategi bisnis, penerapan keuangannya, maupun operasinya.
"Semuanya risikonya terjaga sangat baik sehingga tidak terjadi lagi failure (kegagalan) seperti Jiwasraya, seperti Garuda, seperti Waskita, tidak terulang lagi," ujar Tiko saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Selasa (7/11/2023).
Baca Juga: Kapitalisasi BUMN Tembus Rp2.200 Triliun, Lebih Besar dari Utang
Lihat Juga :