Kapitalisasi BUMN Tembus Rp2.200 Triliun, Lebih Besar dari Utang
Kamis, 14 September 2023 - 14:42 WIB
loading...
Kementerian BUMN melaporkan kapitalisasi pasar BUMN. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kementerian BUMN melaporkan kapitalisasi pasar BUMN mencapai Rp2.200 triliun hingga akhir 2022. Nilai agregat pasar saham emiten negara ini mengalami kenaikan signifikan dari posisi sebelumnya yakni Rp1.719 triliun.
Dalam kurun waktu tiga tahun berturut-turut nilai kapitalisasi pasar BUMN konsisten naik. Di mana, pada 2020 nilainya Rp1.719 triliun, lalu naik menjadi Rp1.985 triliun pada 2021, kemudian melonjak lagi menjadi Rp2.200 triliun pada 2022.
Nilai market cap emiten dikonfirmasi langsung Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI. Bahkan, nilai kapitalisasi pasar BUMN lebih tinggi dari total utang yang dibukukan perusahaan yaitu Rp1.600 triliun, sehingga kinerja keuangan BUMN secara konsolidasi masih dalam kategori aman alias sehat.
Baca Juga: DPR Sepakati PMN Tiga BUMN Rp28,16 Triliun Tahun Depan, Ini Rinciannya
Kapitalisasi pasar, kemarin juga kita paparkan ke ibu Menteri Keuangan, terus dan peningkatan, sekarang kalau valuas pasar BUMN itu, kalau ada yang di Bursa naik dari Rp1.719 triliun, sekarang Rp2.2000 triliun," ujar Erick dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR, Kamis (14/9/2023).
Dalam kurun waktu tiga tahun berturut-turut nilai kapitalisasi pasar BUMN konsisten naik. Di mana, pada 2020 nilainya Rp1.719 triliun, lalu naik menjadi Rp1.985 triliun pada 2021, kemudian melonjak lagi menjadi Rp2.200 triliun pada 2022.
Nilai market cap emiten dikonfirmasi langsung Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI. Bahkan, nilai kapitalisasi pasar BUMN lebih tinggi dari total utang yang dibukukan perusahaan yaitu Rp1.600 triliun, sehingga kinerja keuangan BUMN secara konsolidasi masih dalam kategori aman alias sehat.
Baca Juga: DPR Sepakati PMN Tiga BUMN Rp28,16 Triliun Tahun Depan, Ini Rinciannya
Kapitalisasi pasar, kemarin juga kita paparkan ke ibu Menteri Keuangan, terus dan peningkatan, sekarang kalau valuas pasar BUMN itu, kalau ada yang di Bursa naik dari Rp1.719 triliun, sekarang Rp2.2000 triliun," ujar Erick dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR, Kamis (14/9/2023).
Lihat Juga :