Mentan Amran Akui 16% Petani Tak Bisa Akses Pupuk Subsidi, Apa Biang Keroknya?
Selasa, 07 November 2023 - 15:44 WIB
loading...
Mentan, Amran Sulaiman buka-bukaan soal 16% petani tidak dapat mengakses pupuk bersubsidi dan apa yang menjadi biang keroknya. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pertanian atau Mentan, Amran Sulaiman buka-bukaan soal 16% petani tidak dapat mengakses pupuk bersubsidi yang didistribusikan PT Pupuk Indonesia (Persero). Kementerian Pertanian (Kementan) mencatat perkaranya, adalah tidak semua petani memiliki kartu tani.
Padahal, kartu dijadikan sebagai syarat mendapatkan berbagai bantuan pemerintah seperti pupuk subsidi . Lewat Kartu Tani, program pupuk bersubsidi dapat diterima petani kecil yang selama ini kesulitan mendapatkan pasokan pupuk.
Baca Juga: Penebusan Pupuk Subsidi Secara Digital Terus Meluas
Mentan Amran mengatakan, pihaknya akan segera melakukan penyederhanaan regulasi perihal akses mendapatkan pupuk bersubsidi. Regulasi yang dimaksud masih dalam fase pembahasan bersama pihak terkait.Dia memastikan pembahasan ihwal penyederhanaan regulasi akan rampung satu atau dua minggu ke depan.
"Solusi masalah pupuk Insya Allah kita akan selesaikan, kita kaji satu, dua minggu selesai, konsumsinya ada," ujar Amran saat ditemui di tempat kerjanya, Jakarta Selatan, Selasa (7/11/2023).
Padahal, kartu dijadikan sebagai syarat mendapatkan berbagai bantuan pemerintah seperti pupuk subsidi . Lewat Kartu Tani, program pupuk bersubsidi dapat diterima petani kecil yang selama ini kesulitan mendapatkan pasokan pupuk.
Baca Juga: Penebusan Pupuk Subsidi Secara Digital Terus Meluas
Mentan Amran mengatakan, pihaknya akan segera melakukan penyederhanaan regulasi perihal akses mendapatkan pupuk bersubsidi. Regulasi yang dimaksud masih dalam fase pembahasan bersama pihak terkait.Dia memastikan pembahasan ihwal penyederhanaan regulasi akan rampung satu atau dua minggu ke depan.
"Solusi masalah pupuk Insya Allah kita akan selesaikan, kita kaji satu, dua minggu selesai, konsumsinya ada," ujar Amran saat ditemui di tempat kerjanya, Jakarta Selatan, Selasa (7/11/2023).
Lihat Juga :