Apakah BPJS Kesehatan Menjamin Biaya Pasien Cacar Monyet?, Begini Penjelasannya
Rabu, 08 November 2023 - 19:25 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut, Gufron menjelaskan bahwa pihaknya akan menanggung biaya ketika orang tersebut terkena penyakitnya. Bukan terkait dengan deteksi dini, konsultasi ke dokter dan obat-obatan.
"Di cover, tapi bukan public health nya ya. Jadi terliat dengan bagaimana dokter, obat, faskes itu bukan tanggung jawab BPJS," katanya.
Sebelumnya, Ketua Satgas Mpox PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr Hanny Nilasari, SpDVE menyampaikan, bahwa penyakit cacar monyet ini tidak boleh disepelekan. Sebab, penyebaran cacar monyet ternyata bukan hanya menular dari kontak seksual dan sentuhan kulit saja tetapi juga melalui droplet. Hal ini sama seperti Covid-19.
"Beberapa laporan ternyata mengidentifikasi ada lesi di sekitar rongga mulut, kemudian tonsil, atau area bagian dalam mulut kita itu juga terinfeksi dan ada lesinya," ungkap dr Hanny dalam konferensi pers virtual, Selasa (7/11/2023).
"Sehingga saat pasien melakukan komunikasi yang sangat dekat dengan waktu yang relatif sangat lama, dan kemudian dropletnya bisa menular dan mengandung virus. Sehingga tidak menjadi hal prioritas untuk menggunakan masker. Tapi masih dianjurkan," imbuh dr Hanny.
"Di cover, tapi bukan public health nya ya. Jadi terliat dengan bagaimana dokter, obat, faskes itu bukan tanggung jawab BPJS," katanya.
Sebelumnya, Ketua Satgas Mpox PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr Hanny Nilasari, SpDVE menyampaikan, bahwa penyakit cacar monyet ini tidak boleh disepelekan. Sebab, penyebaran cacar monyet ternyata bukan hanya menular dari kontak seksual dan sentuhan kulit saja tetapi juga melalui droplet. Hal ini sama seperti Covid-19.
"Beberapa laporan ternyata mengidentifikasi ada lesi di sekitar rongga mulut, kemudian tonsil, atau area bagian dalam mulut kita itu juga terinfeksi dan ada lesinya," ungkap dr Hanny dalam konferensi pers virtual, Selasa (7/11/2023).
"Sehingga saat pasien melakukan komunikasi yang sangat dekat dengan waktu yang relatif sangat lama, dan kemudian dropletnya bisa menular dan mengandung virus. Sehingga tidak menjadi hal prioritas untuk menggunakan masker. Tapi masih dianjurkan," imbuh dr Hanny.
Lihat Juga :