Visi Ganjar-Mahfud Mensejahterakan Maritim Indonesia, Ini 3 Manfaat Ekonomi Laut

Minggu, 12 November 2023 - 17:25 WIB
loading...
Visi Ganjar-Mahfud Mensejahterakan...
Ganjar Pranowo dan Mahfud MD telah menetapkan sektor maritim sebagai salah satu pilar utama dalam agenda pembangunan mereka. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Dalam rangka memajukan Indonesia, visi Ganjar Pranowo dan Mahfud MD telah menetapkan sektor maritim sebagai salah satu pilar utama dalam agenda pembangunan mereka.

Dikenal sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi besar dalam memanfaatkan sumber daya laut untuk mendorong kesejahteraan ekonomi. Sebagai negara maritim, ini peran pemerintah dan masyarakat untuk bisa memanfaatkan dan juga menjaga kualitas laut demi hasil yang berkelanjutan.

Untuk mengerti lebih dalam mengapa visi-misi Ganjar-Mahfud berfokus kepada sektor ini, kita harus melihat dari manfaat yang didapatkan melalui ekonomi laut.

Berikut adalah tiga manfaat utama yang diharapkan dari fokus pada ekonomi laut dalam visi Ganjar-Mahfud.

1. Peningkatan Perekonomian Melalui Sektor Kelautan
Ekonomi laut menawarkan peluang luas untuk meningkatkan perekonomian Indonesia. Dengan memanfaatkan sumber daya laut seperti perikanan, pariwisata, dan transportasi laut, Indonesia dapat meningkatkan ekspor dan produksi domestik.

Ini termasuk pengembangan industri perikanan berkelanjutan, yang tidak hanya memperkuat ketahanan pangan tetapi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap ekonomi lokal dan nasional. Selain itu, pariwisata laut yang dikelola dengan baik dapat menjadi sumber pendapatan yang signifikan, menarik wisatawan domestik maupun internasional.

Baca Juga: Pasangan Ganjar-Mahfud Perpaduan Sempurna Songsong Indonesia Emas 2045

Potensi ekonomi laut Indonesia yang belum sepenuhnya dieksplorasi menjanjikan keuntungan ekonomi yang substansial dan berkelanjutan. Sektor perikanan, misalnya, tidak hanya berperan dalam meningkatkan ketahanan pangan, tetapi juga memiliki potensi untuk menjadi pemain utama dalam pasar ekspor global, memberikan dorongan signifikan bagi ekonomi lokal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
Mengapa Sensus Ekonomi...
Mengapa Sensus Ekonomi Masih Dilakukan dari Pintu ke Pintu?
Gelombang PHK Ancam...
Gelombang PHK Ancam Industri Strategis, Regulasi yang Menggerus Daya Saing Harus Ditinjau Ulang
Inflasi Juni 2026 Capai...
Inflasi Juni 2026 Capai 3,34%, Harga BBM dan Tiket Pesawat Jadi Pendorong
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
BPS Canangkan Sensus...
BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Kalimantan Timur: Perkuat Kompas Pembangunan Daerah
FSP BUMN Bersatu Sebut...
FSP BUMN Bersatu Sebut Gelombang PHK Cerminkan Persoalan Struktural Ekonomi Nasional
Prabowo: Selat Hormuz...
Prabowo: Selat Hormuz Ditutup, Kita Percaya Diri Mampu Mengatasi
Fuad Bawazier: Isu Ganti...
Fuad Bawazier: Isu Ganti Purbaya bukan Fakta, tapi Perlawanan terhadap Paradigma Baru
Rekomendasi
Mengapa Api Jadi Simbol...
Mengapa Api Jadi Simbol Penyucian? Ki Atmo Akhirnya Ungkap Filosofi di Balik Ritual Ini
Blunder Senne Lammens...
Blunder Senne Lammens dan Pelukan Courtois
Alarm Bahaya untuk Argentina...
Alarm Bahaya untuk Argentina Jelang Perempat Final Piala Dunia 2026
Berita Terkini
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
Promo Spesial BRI Kartu...
Promo Spesial BRI Kartu Kredit: Jalan-Jalan Lebih Hemat Rp125.000 di tiket.com!
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
Infografis
3 Negara yang Teguh...
3 Negara yang Teguh Tak Akui Taiwan, Salah Satunya Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved