Bapanas Minta Tanam Cabai, Perindo: Harus Jadi Gerakan dari Kesadaran Rakyat Sendiri

Senin, 13 November 2023 - 11:49 WIB
loading...
Bapanas Minta Tanam...
Penanaman cabai di pekarangan harus lahir dari kesadaran. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Seruan Kepala Badan Pangan Nasional ( Bapanas ) Arief Prasetyo Adi meminta masyarakat menanam sendiri cabai di pekarangan rumah dengan sistem polybag ditanggapi Partai Perindo. Juru Bicara Nasional Partai Perindo Yerry Tawalujan mengungkapkan, anjuran Kepala Bapanas tersebut sangat baik, tetapi itu harus lahir dari kesadaran masyarakat sendiri dan bukan program yang dipaksakan dari atas.

Baca juga: Harga Gula Dipatok Rp16 Ribu per Kg, Partai Perindo: Bapanas Harus Pastikan Relaksasi Dilaksanakan

"Partai Perindo mendukung anjuran Kepala Bapanas, tapi jangan dipaksakan. Ini harus menjadi program yang didukung penuh berdasarkan kesadaran masyarakat sendiri," kata Yerry kepada MNC Portal Indonesia, dikutip Senin (13/11/2023).

Ia menjelaskan seruan masyarakat menanam cabai sendiri jangan di saat harga cabai kian mahal. "Harus direncanakan, diberi pelatihan, dan ada pendampingan supaya rakyat paham bagaimana bercocok tanam dengan sistem polybag," imbuhnya.

Yerry menambah sistem polybag akan sangat bermanfaat jika kegiatan menanam sayuran, rempah-rempah seperti cabai ataupun tanaman obat dibiasakan di masyarakat. Sebab, selain dapat dipakai untuk kebutuhan rumah tangga, kegiatan menanam sayuran di rumah masing-masing berguna untuk mengurangi dampak polusi dan kerusakan lingkungan.

"Kegiatan menanam sendiri sayuran dan rempah-rempah ini sangat produktif," ujarnya.

Ketua DPP Partai Perindo Bidang Sosial dan Kesejahteraan Rakyat --yang maju sebagai Caleg DPR RI dari Dapil Sulawesi Utara ini--mendorong pemerintah melakukan beberapa proyek percontohan. Semisal memilih beberapa wilayah RT atau RW dan diberikan bantuan pelatihan, bantuan bibit dan pupuk serta peralatan pertanian dengan polybag juga disertai pendampingan.

"Jika sudah ada hasilnya, ini dapat diaplikasikan di tempat-tempat lain," jelas Yerry.

Yerry mengingatkan, jangan sampai anjuran Bapanas ini hanya euforia sesaat saja karena harga cabai mahal. Lalu, ketika musim kemarau berakhir dan harga cabai normal, rencana ini juga berhenti.

Baca juga: APC Eitan 8x8, Kendaraan Tempur Israel yang Dirancang untuk Ratakan Gaza

"Kalau mau berhasil, pemerintah harus konsisten, membuat perencanaan dan dilaksanakan," pungkas Yerry.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Cabai Rawit Merah...
Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp100 Ribu usai Lebaran 2026, Mendag Ungkap Biang Keroknya
Puasa Belum Satu Pekan,...
Puasa Belum Satu Pekan, Ada Temuan Minyakita Dijual di Atas HET
Produksi Cabai Surplus,...
Produksi Cabai Surplus, Mentan Jamin Stok Ramadan Aman hingga Lebaran
Harga Cabai Merah Turun,...
Harga Cabai Merah Turun, Indonesia Deflasi 0,15% di Januari 2026
Bapanas Ancam Pemain...
Bapanas Ancam Pemain di Balik Kelangkaan Minyak Goreng
Beras SPHP 2026 Mulai...
Beras SPHP 2026 Mulai Disalurkan Februari, Masyarakat Bisa Beli hingga 25 Kg
Perindo Sultra Bagi-bagi...
Perindo Sultra Bagi-bagi 500 Kupon BBM Pertamax Gratis untuk Ojol dan Warga Kendari
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Dari Dunia Usaha ke...
Dari Dunia Usaha ke Politik, Jejak Pengabdian Yulius Aho untuk Kalbar
Rekomendasi
Liga Bintang Juara Hari...
Liga Bintang Juara Hari Kedua: 32 Tim Bertarung Rebut 16 Tiket ke Babak Utama Jakarta
Hidayat Batubara Daftar...
Hidayat Batubara Daftar Balon Ketua POBSI Sumut
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved