Genjot Produksi Padi dan Jagung, Anggaran Kementan Ditambah Rp5,8 Triliun

Senin, 13 November 2023 - 15:25 WIB
loading...
Genjot Produksi Padi...
Anggaran Kementan TA 2023 ditambah Rp5,8 triliun dalam rangka peningkatan produksi padi dan jagung. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Komisi IV DRP menyetujui usulan penambahan anggaran Kementerian Pertanian (Kementan) sebesar Rp5.827.860.770 untuk Tahun Anggaran 2023. Penambahan anggaran tersebut terkait upaya peningkatan produksi padi dan jagung.

Wakil Ketua Komisi IV, sekaligus pimpinan rapat, Anggia Erma Rini meminta Kementan segera melakukan komunikasi dengan Kementerian Keuangan untuk melakukan pencarian anggaran agar langsung melakukan percepatan tanam dan meningkatkan produksi komoditas padi dan jagung.

Baca Juga: Mentan Amran: Saya Minta Besok Ada Jajaran KPK yang Berkantor di Kementan

"Komisi IV menyetui usulan tambahan anggaran Kementerian Pertanian yang akan digunakan untuk percepatan tanam dalam rangka peningkatan produksi padi dan jagung di antaranya melalui penyediaan benih, alsintan, prasarana dan sarana pertanian hingga bimbingan teknis sebesar Rp5.827.860.770 TA 2023," kata Erma dalam kesimpulan rapat, Senin (13/11/2023).

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menjelaskan, anggaran tambahan tersebut bakal digunakan untuk pengadaan alat dan mesin pertanian (alsintan), bibit, benih, pestisida, pupuk, insentif bagi petugas lapangan, serta bimbingan teknis untuk dua komoditas yaitu padi dan jagung.

Secara rinci, total usulan anggaran Rp5,8 triliun yang sudah disepakati oleh komisi IV itu akan dialokasikan untuk beberapa unit kerja di Kementan. Pertama Ditjen Tanaman Pangan bakal mendapatkan tambahan Rp2,50 triliun, Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian Rp3,10 triliun, Badan PPSDM Pertanian Rp165,43 miliar, dan BSIP dan Sekretariat Jendral Rp55 miliar.

Baca Juga: Kekuatan Militer Iran, Yordania, Yaman, dan Lebanon Apabila Berkoalisi

"Jadi Rp5 triliun ini kita butuh kepastian bahwa uangnya ada, sehingga kita bisa lelang tender di e-katalog, untuk alsintan itu Rp1,5 triliun alat sudah siap, sehingga 1 minggu ini selesai karena barangya sudah ada, bibit juga sudah ada," jelas Amran.

Menurut Amran, pihaknya sudah berkomunikasi dengan Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) Kementerian Keuangan. Anggaran tersebut menurutnya siap dicairkan untuk peningkatan produktivitas padi dan jagung pada tahun 2023.

Nantinya, jelas dia, usulan tambahan anggaran Rp5,8 triliun ini bakal menggunakan skema realokasi tahun anggaran (TA) 2024. Sedangkan untuk antisipasi kekurangan anggaran tahun 2024 Kementan bakal kembali mengusulkan Anggaran Belanja Tambahan (ABT) di tahun 2024.

"Yang tidak selesai (kontrak tahun ini), kita hitung ada Rp3 triliun itu menyebrang bulan 1, tetapi anggaran ini kita refocusing yang anggaran Rp14 triliun di 2024, kemudian dimintakan kembali ABT, jadi anggaran tahun depan tidak berubah tetapi tambahan Rp5,8 triliun ini betul betul tambahan, di 2023 dan 2024, tinggal menunggu persetujuan di sini (Komisi IV)," tutup Amran.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya dan Kepala BGN...
Purbaya dan Kepala BGN Dijadwalkan Bertemu Hari Ini, Bedah Anggaran?
Menhub Minta Tambahan...
Menhub Minta Tambahan Anggaran Rp20 Triliun, Buat Apa?
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Defisit APBN April 2026...
Defisit APBN April 2026 Sentuh Rp164,4 T, Belanja Negara Meroket jadi Rp1.082,8 Triliun
Anggaran MBG Rp249 Triliun...
Anggaran MBG Rp249 Triliun Sudah Cair, Perputaran Dana di Jabar Capai Rp6 Triliun per Bulan
Anggaran Keselamatan...
Anggaran Keselamatan KAI Disorot Usai Tragedi Tabrakan di Bekasi
Ditjen Polpum Dorong...
Ditjen Polpum Dorong Standarisasi Anggaran Kesbangpol Berbasis Risiko dan Kebutuhan Daerah
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Rekomendasi
Arus Peti Kemas Bandar...
Arus Peti Kemas Bandar Lampung Sepanjang 2026 Alami Peningkatan Signifikan
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved