Negara-negara Uni Eropa Masih Membeli Gas Rusia, Bos Gazprom Blak-blakan

Selasa, 14 November 2023 - 16:07 WIB
loading...
Negara-negara Uni Eropa...
CEO Gazprom Aleksey Miller blak-blakan bahwa, sejumlah negara Uni Eropa (UE) yang sebelumnya bersikeras bakal sepenuhnya berhenti membeli gas Rusia, ternyata masih menerima bahan bakar dari Moskow. Foto/Dok
A A A
MOSKOW - Sejumlah negara Uni Eropa (UE) yang sebelumnya bersikeras bakal sepenuhnya berhenti membeli gas Rusia , ternyata masih menerima bahan bakar dari Moskow. Hal ini diungkapkan oleh CEO Gazprom , Aleksey Miller dalam sebuah wawancara seperti dilansir RT.

Baca Juga: Pajaki Gas Rusia, Petinggi Bulgaria Berniat Gembosi Mesin Perang Putin

Meski begitu eksekutif raksasa migas asal Rusia tersebut, tidak memberikan rincian tentang berapa banyak volume gas Rusia yang diterima negara-negara Uni Eropa. Ia mengatakan, molekul gas yang mengalir melalui pipa "tidak memiliki warna sebuah negara,".

"Tapi kita tahu bahwa gas Rusia dipasok ke banyak negara yang telah menyatakan menolak untuk mengkonsumsinya," kata Miller.

Baca Juga: Raksasa Migas Rusia, Gazprom: China Bakal Gantikan Sepenuhnya Pasar UE yang Hilang

CEO Gazprom itu juga tidak menyebutkan negara mana dari 27 anggota UE yang terus menerima gas alam dari Rusia. "Rusia saat ini transit gas alamnya melalui Ukraina ke hub Austria di Baumgarten," merupakan salah satu yang terbesar di Eropa.

"Ini adalah hub Eropa yang sangat besar yang memasok gas ke negara-negara lain di seluruh Uni Eropa," kata Miller.

Sambung Miller mengungkapkan, di bawah kontrak yang ada, Rusia terus memasok gas ke negara-negara di selatan dan tenggara Eropa. "Tentu saja gas Rusia masih mengalir ke pasar Eropa, dan volumenya tidak kecil," katanya.

Sekali lagi Ia menunjukkan, bahwa bahan bakar itu "dikonsumsi bahkan oleh negara-negara yang menyatakan bahwa pasar nasional mereka bebas darinya."

Sepanjang tahun 2022, pasokan gas Rusia ke pasar UE mulai menurun karena ledakan yang terjadi pada pipa gas alam Nord Stream, dan penolakan sejumlah negara anggota UE untuk membayar bahan bakar mereka dalam rubel, termasuk Belanda, Denmark, Bulgaria, dan Finlandia.

Menanggapi sanksi Uni Eropa tahun lalu, Moskow menuntut agar negara-negara yang mendukung kampanye pembatasan internasional terhadap Rusia membayar gas Rusia mereka dalam rubel, bukan dolar atau euro.

Dengan latar belakang berkurangnya pasokan dari Rusia, blok tersebut harus meningkatkan pembelian gas alam cair (LNG). Pada akhir tahun 2022, UE menduduki peringkat sebagai pembeli bahan bakar cair terbesar di dunia, setelah melampaui para pemimpin lama seperti China, Jepang, dan Korea Selatan.

Tahun lalu, AS menjadi eksportir utama LNG ke pasar UE, sementara Rusia meningkatkan pengiriman LNG-nya sebesar 20%.

Awal tahun ini, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengatakan, bahwa Uni Eropa telah berhasil mengatasi ketergantungannya pada minyak dan gas Rusia. Ditambahkan juga olehnya bahwa Moskow telah mengurangi ekspor gas ke blok tersebut sebesar 80%. Klaim serupa disuarakan oleh Kanselir Jerman Olaf Scholz.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
10 Negara dengan Ketergantungan...
10 Negara dengan Ketergantungan Sumber Daya Alam Tertinggi di Dunia, Ada Indonesia?
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Rekomendasi
Mesir vs Iran: Misi...
Mesir vs Iran: Misi Bersejarah Tim Melli Berlanjut atau Berakhir?
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Putri Pelatih Norwegia...
Putri Pelatih Norwegia Bikin Heboh Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Rumah BUMN SIG di Rembang...
Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved