Sprinter Zohri Ajak Warga Tambah Daya Biar Listrik Rumah Kian Kencang

Kamis, 06 Agustus 2020 - 19:28 WIB
loading...
Sprinter Zohri Ajak...
Sprinter Lalu Mohammad Zohri. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sejak diluncurkan pada Juli lalu, lebih dari 127.206 pelanggan telah mendaftar Program Gebyar Kemerdekaan 2020 Tambah Daya Listrik "Super Wow". Tingginya antusias masyarakat dalam program tambah daya ini menunjukkan geliat ekonomi masyarakat semakin meningkat, seiring kebutuhan listrik yang semakin tinggi.

Salah satu pelanggan yang memanfaatkan promo ini adalah sprinter andalan Indonesia yang juga peraih medali emas kategori 100 m pada Kejuaran Dunia Atletik Junior Tahun 2018 di Finlandia, Lalu Mohammad Zohri . Dirinya melakukan penambahan daya untuk rumahnya di Lombok Utara dari daya 1.300 Volt Ampere (VA) menjadi daya 2.200 VA.

"Saya hanya bayar 170 ribu-an, bisa melakukan tambah daya dari 1.300 VA menjadi 2.200 VA. Kalau untuk normalnya, bisa 800 ribu-an," tutur Zohri, Kamis (6/8/2020). ( Baca juga:Asyik, Token Listrik Gratis PLN bulan Agustus Sudah Bisa Diklaim )

Zohri juga mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan Gebyar Kemerdekaan 2020, tambah daya Super Wow dari PLN yang berlaku hingga 30 September 2020.

“Segera manfaatkan program tambah daya Super Wow dari PLN. Cukup membayar Rp170-ribuan, bisa tambah daya sampai 5.500 VA,” tambah Zohri.

Sementara itu, Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN, Agung Murdifi, menyampaikan bahwa program gebyar kemerdekaan merupakan upaya PLN memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan listrik, khususnya di masa pandemi Covid-19.

“Kami memahami, di tengah pandemi Covid-19 yang saat ini terjadi, kebutuhan masyarakat akan listrik terus bertambah, seiring dengan meningkatnya aktivitas di rumah, khususnya di tengah pandemi ini,” terang Agung.

Melalui Program Gebyar Kemerdekaan, PLN memberikan potongan harga atau diskon tambah daya “Super Wow" khusus untuk pelanggan golongan tarif rumah tangga tegangan rendah mulai dari daya 450 Volt Ampere (VA) sampai daya 4.400 VA dengan pilihan daya akhir adalah daya 2.200 VA sampai daya 5.500 VA. Pelanggan cukup membayar Rp 170 ribu dari harga normal bisa mencapai Rp4,8 juta. Diskon ini dapat dinikmati pelanggan PLN sejak tanggal 14 Juli 2020 sampai dengan 30 September 2020.

"PLN siap mendukung peningkatan aktivitas pelanggan. Meski di rumah, pelanggan bisa tetap produktif dan nyaman," imbuh Agung.

PLN memastikan tarif listrik untuk pelanggan rumah tangga daya 1.300 hingga 5.500 tetap sama yaitu Rp1.467 per kwh. Namun untuk pelanggan daya 450 VA atau 900 VA yang ingin melakukan penambahan daya tentu akan mengalami pemyesuaian tarif, karena tarif sebelumnya mendapatkan subsidi dari pemerintah. Tarif daya 450 VA sebesar Rp 415, daya 900 VA bersubsidi Rp605, daya 900 VA non subsidi Rp 1.352/ kwh sementara mulai daya 1.300 VA tarif listrik sebesar Rp 1.467 per kwh.

Bagi pelanggan yang ingin menikmati promo Gebyar Kemerdekaan 2020 dapat menghubungi PLN melalui Contact Center PLN 123, yang dapat diakses melalui ponsel (kode area+123), telepon 123, e-mail [email protected], Twitter @pln_123, Facebook PLN 123, Instagram @pln123_official, website www.pln.co.id, aplikasi PLN MOBILE, serta melalui Kantor Unit Layanan Pelanggan PLN terdekat.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PLN Lakukan Pemadaman...
PLN Lakukan Pemadaman Bergilir di Pulau Jawa, Ini Penyebabnya
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
Nestapa Siswi SD di...
Nestapa Siswi SD di Sukabumi, Sudah Belajar 6 Bulan tapi Gagal Tuntaskan Ujian Olimpiade karena Listrik Mati
Buntut Listrik Blackout...
Buntut Listrik Blackout di Pulau Sumatera, PLN Didesak Beri Kompensasi
Perang AS-Iran Picu...
Perang AS-Iran Picu Rencana Pembangunan PLTN di Asia dan Afrika
Rekomendasi
Konser BTS Jakarta 2026...
Konser BTS Jakarta 2026 Jadi 3 Hari, Pramono Sebut Berdampak Besar bagi Ekonomi
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Berita Terkini
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Infografis
Makin Brutal, Israel...
Makin Brutal, Israel Bakar Rumah-rumah Warga di Tepi Barat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved