Kawasan IKN Nusantara Dipenuhi Lumpur, Pembangunan Terganggu?
Kamis, 16 November 2023 - 14:09 WIB
loading...
A
A
A
“Untuk kendala di lapangan mungkin di bulan ini lebih ke cuaca ya karena saat ini cuaca sering hujan dan padat paket pekerjaannya,” ujar Annas saat ditemui di lokasi IKN Nusantara, Kamis (16/11/2023).
Menurutnya, hujan yang meninggalkan banyak lumpur bukan persoalan besar dan masih bisa ditangani. Sehingga konstruksi bangunan dan sejumlah infrastruktur pendukung Kawasan Inti Pusat Pemerintahan akan tetap berjalan. Dia mengatakan seluruh kegiatan masih terjaga dari sisi jadwal pelaksanaan (on schedule).
“Tapi itu tidak menjadi kendala yang signifikan ya karena kita berusaha melakukan inovasi-inovasi supaya pekerjaan terus juga,” papar dia.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memang menargetkan pembangunan infrastruktur dasar IKN Nusantara tahap 1, termasuk bangunan kantor pemerintahan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan, selesai pada 2024 mendatang.
Ketua Satuan Tugas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN, Danis H. Sumadilaga, mengatakan, hingga saat ini progres konstruksi infrastruktur dasar IKN tahap 1 telah mencapai 38,1% per hingga Agustus 2023.
Menurutnya, hujan yang meninggalkan banyak lumpur bukan persoalan besar dan masih bisa ditangani. Sehingga konstruksi bangunan dan sejumlah infrastruktur pendukung Kawasan Inti Pusat Pemerintahan akan tetap berjalan. Dia mengatakan seluruh kegiatan masih terjaga dari sisi jadwal pelaksanaan (on schedule).
“Tapi itu tidak menjadi kendala yang signifikan ya karena kita berusaha melakukan inovasi-inovasi supaya pekerjaan terus juga,” papar dia.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memang menargetkan pembangunan infrastruktur dasar IKN Nusantara tahap 1, termasuk bangunan kantor pemerintahan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan, selesai pada 2024 mendatang.
Ketua Satuan Tugas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN, Danis H. Sumadilaga, mengatakan, hingga saat ini progres konstruksi infrastruktur dasar IKN tahap 1 telah mencapai 38,1% per hingga Agustus 2023.
Lihat Juga :