Lantik Pejabat Baru, Mentan SYL: Tidak Boleh Korupsi dan Harus Melayani
Kamis, 06 Agustus 2020 - 23:43 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Mentan, setiap jabatan tidak akan berarti apa-apa jika dalam kenyataannya abdi negara tidak mampu memberikan kontribusi maksimalnya terhadap kemajuan bangsa.
"Jabatan itu hanya datang dari Tuhan. Bahwa segalanya sudah jadi takdir kalian. Tapi seorang pejabat bukan untuk berleha-leha. Ini amanah dari Allah, dari Tuhan. Karena itu, jabatan adalah daki-daki yang melekat, bukan sesuatu yang luar biasa. Besok pasti habis. Justru yang jadi soal adalah kita semua akan mengakhiri jabatan ini degan kondisi apa? Saya minta pertanian kita jauh lebih hebat lagi," katanya.
Mentan berharap, produksi pertanian mampu melesat dalam posisi maksimal, terutama dalam menyambut hadirnya kuartal III. Dia ingin semua subsektor pertanian memiliki kemampuan memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia.
"Di kuartal II ini tanaman pangan keluar sebagai pemenang. Tapi saya minta di kuartal III hortikultura dan yang lainnya harus memperlihatkan energinya. Sekali lagi tolong pertajam arah kerjanya. Kemudian ambil keputusan cepat dan jangan biarkan orang kelaparan," katanya. (Baca juga: Kelaparan, Rakyat Kim Jong-un Disuruh Makan Terrapin )
"Saya minta kalian kerja dengan fokus dan disiplin. Kalian harus tau langkah langkah kerja kongkritnya. Hebat itu kalau kalian fokus. Fokus itu artinya kalian tidak main-main. Tidak boleh korupsi dan harus melayani," tutupnya.
"Jabatan itu hanya datang dari Tuhan. Bahwa segalanya sudah jadi takdir kalian. Tapi seorang pejabat bukan untuk berleha-leha. Ini amanah dari Allah, dari Tuhan. Karena itu, jabatan adalah daki-daki yang melekat, bukan sesuatu yang luar biasa. Besok pasti habis. Justru yang jadi soal adalah kita semua akan mengakhiri jabatan ini degan kondisi apa? Saya minta pertanian kita jauh lebih hebat lagi," katanya.
Mentan berharap, produksi pertanian mampu melesat dalam posisi maksimal, terutama dalam menyambut hadirnya kuartal III. Dia ingin semua subsektor pertanian memiliki kemampuan memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia.
"Di kuartal II ini tanaman pangan keluar sebagai pemenang. Tapi saya minta di kuartal III hortikultura dan yang lainnya harus memperlihatkan energinya. Sekali lagi tolong pertajam arah kerjanya. Kemudian ambil keputusan cepat dan jangan biarkan orang kelaparan," katanya. (Baca juga: Kelaparan, Rakyat Kim Jong-un Disuruh Makan Terrapin )
"Saya minta kalian kerja dengan fokus dan disiplin. Kalian harus tau langkah langkah kerja kongkritnya. Hebat itu kalau kalian fokus. Fokus itu artinya kalian tidak main-main. Tidak boleh korupsi dan harus melayani," tutupnya.
(ind)
Lihat Juga :