Argentina Ogah Gabung BRICS Usai Punya Presiden Baru, Begini Respons China

Selasa, 21 November 2023 - 08:13 WIB
loading...
Argentina Ogah Gabung...
China menegaskan kembali dukungannya untuk negara-negara yang baru bergabung dengan aliansi negara-negara berkembang, BRICS di tengah sinyal penolakan Argentina untuk menjadi anggota baru BRICS. Foto/Dok
A A A
BEIJING - China menegaskan kembali dukungannya untuk negara-negara yang baru bergabung dengan aliansi negara- negara berkembang , BRICS . Hal ini disampaikan di tengah sinyal penolakan Argentina untuk menjadi anggota baru BRICS yang telah disepakati Agustus, lalu.

Baca Juga: Argentina Batal Gabung dengan BRICS? Condong ke AS dan Israel

Argentina termasuk di antara enam negara yang diundang untuk menjadi anggota baru BRICS pada pertemuan puncak yang diadakan di Afrika Selatan. BRICS sendiri bertujuan merombak tatanan dunia yang didominasi Barat yang dianggapnya sudah ketinggalan zaman.

Namun kantor berita Rusia RIA mengutip Diana Mondino, seorang ekonom yang diperkirakan bakal menjadi menteri luar negeri dalam pemerintahan Javier Milei yang baru terpilih sebagai Presiden Argentina mengatakan, bahwa negaranya saat ini tidak akan bergabung dengan kelompok BRICS.

Baca Juga: 2 Negara BRICS yang Mendukung Palestina, Ini Alasannya

Sementara itu juru bicara kementerian luar negeri China, Mao Ning mengatakan, pada konferensi pers bahwa dia tidak mengetahui komentar Mondino seperti yang diberitakan.

"Apa yang ingin saya katakan yakni mekanisme kerja sama BRICS adalah platform penting bagi pasar negara berkembang dan negara-negara berkembang perlu memperkuat solidaritas dan kerja sama serta menjunjung tinggi kepentingan bersama," kata Mao.

"BRICS juga merupakan platform terbuka dan kami menyambut setiap negara yang tertarik untuk menjadi anggota keluarga BRICS," tegasnya.

Di sisi lain seperti diketahui Milei yang terpilih sebagai presiden baru Argentina, merupakan seorang libertarian sayap kanan yang telah mengkritik tajam China dan kelompok BRICS. Milei dan Mondino sama-sama menentang Argentina bergabung dengan blok tersebut, yang juga mencakup Brasil, Rusia, India dan Afrika Selatan.

"Kami tidak mengerti apa manfaatnya (bergabung dengan BRICS) bagi Argentina saat ini. Jika nanti ternyata ada manfaatnya, kami akan menganalisisnya," kata Mondino kepada kantor berita RIA.

China dan Rusia terus mendorong perluasan kelompok BRICS karena mereka berusaha untuk melawan dominasi ekonomi Barat. Arab Saudi, Iran, Ethiopia, Mesir dan Uni Emirat Arab adalah lima negara lain yang diundang pada KTT Agustus untuk bergabung dengan kelompok BRICS.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Rekomendasi
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
Pendaftaran Kartu Huma...
Pendaftaran Kartu Huma Betang Sejahtera Kini Berbasis Digital, Masyarakat Kalteng Bisa Daftar Melalui humabetang.id
Berita Terkini
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Infografis
Bernardo Silva Ogah...
Bernardo Silva Ogah Respons Kabar Gabung Barcelona
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved