Dampak Inflasi Global Merembes ke Ekonomi Jepang, Investor Cemas
Selasa, 21 November 2023 - 11:06 WIB
loading...
A
A
A
Pasar saham Jepang telah mencapai titik tertinggi sejak tahun 1990, dengan kinerja saham-saham konsumen dan keuangan yang mengungguli indeks domestik. Sisi negatifnya, inflasi menciptakan prospek yang suram bagi obligasi pemerintah Jepang.
"Kebijakan suku bunga sedang mengalami perubahan bersejarah. Sesuatu yang baru akan segera terjadi," ucap Chief Executive Four Seasons Asia Investment, Shigeka Koda.
Demografi Jepang yang menua telah menjadikan perusahaan krematorium Jepang sebagai salah satu pilihan utama investor asing, dengan sahamnya melonjak hampir 700% dalam lima tahun.
Posisi teratas Koda termasuk operator krematorium yakni Kosaido Holdings (7868.T) serta Rheon Automatic Machinery (6272.T), yang menjual robot pembuat kue untuk membantu produsen makanan menghadapi menyusutnya tenaga kerja di Jepang.
Namun pada bulan Agustus, untuk pertama kalinya dalam 17 tahun sejarah pendanaannya, Koda memilih bank Jepang, Kyushu Financial (7180.T), sebagai posisi terbesarnya, karena dia yakin suku bunga Jepang akan naik.
Steve Donzé, wakil kepala investasi Pictet Asset Management di Tokyo, mengatakan dia juga telah membeli saham bank Jepang.
Bagi Junichi Inoue, kepala ekuitas Jepang di Janus Henderson, bisnis konsumen yang memiliki daya penetapan harga untuk meningkatkan pendapatan dan keuntungan dengan membebankan biaya energi dan makanan yang lebih tinggi kepada pelanggan adalah fokusnya.
"Kebijakan suku bunga sedang mengalami perubahan bersejarah. Sesuatu yang baru akan segera terjadi," ucap Chief Executive Four Seasons Asia Investment, Shigeka Koda.
Demografi Jepang yang menua telah menjadikan perusahaan krematorium Jepang sebagai salah satu pilihan utama investor asing, dengan sahamnya melonjak hampir 700% dalam lima tahun.
Posisi teratas Koda termasuk operator krematorium yakni Kosaido Holdings (7868.T) serta Rheon Automatic Machinery (6272.T), yang menjual robot pembuat kue untuk membantu produsen makanan menghadapi menyusutnya tenaga kerja di Jepang.
Namun pada bulan Agustus, untuk pertama kalinya dalam 17 tahun sejarah pendanaannya, Koda memilih bank Jepang, Kyushu Financial (7180.T), sebagai posisi terbesarnya, karena dia yakin suku bunga Jepang akan naik.
Steve Donzé, wakil kepala investasi Pictet Asset Management di Tokyo, mengatakan dia juga telah membeli saham bank Jepang.
Bagi Junichi Inoue, kepala ekuitas Jepang di Janus Henderson, bisnis konsumen yang memiliki daya penetapan harga untuk meningkatkan pendapatan dan keuntungan dengan membebankan biaya energi dan makanan yang lebih tinggi kepada pelanggan adalah fokusnya.
Lihat Juga :