Gubernur BI Ajak ISEF Bangun Konsep Ekonomi Syariah

Jum'at, 07 Agustus 2020 - 11:08 WIB
loading...
Gubernur BI Ajak ISEF...
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. FOTO/SINDOnews.
A A A
JAKARTA - Gubernur Bank Indoneia (BI) Perry Warjiyo terus berupaya agar ekonomi syariah terus tumbuh sehingga cepat naik kelas. Apalagi saat ini telah dibentuk Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) untuk mempercepat pengembangan ekonomi syariah utamanya yang berlabel halal dalam setiap sektor keuangan syariah.

"Kita semangat memberdayakan ekonomi syariah membangun mata rantai halal. Halal value chain di pertanian, makanan, minuman, kosmetik termasuk kosmetika, pariwisata ramah muslim, UMKM syariah dan kemandirian ekonomi pesantren," ujar dia, di Jakarta, Jumat (7/8/2020).

Baca Juga: Pemberdayaan Pondok Pesantren sebagai Arus Baru Perekonomian

Tidak hanya itu, pihaknya juga fokus dalam pengembangan keuangan syariah, mulai dari zakat, infak yang nantinya dikelola oleh sektor keuangan syariah. "Kita mobilisasi keuangan sosial syariah, zakat, infak, sedekah wakaf agar semuanya lebih produktif bagi kemajuan ekonomi umat," ujarnya.

Baca Juga: Tiga Langkah BI Dorong Ekonomi Syariah Bersaing di Kancah Global

Pihaknya mengajak gelaran Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2020 mampu merumuskan konsep pengembangan ekonomi syariah.Mantan pemimpin Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) itu pun berharap konsep-konsep tersebut bisa memberikan solusi dalam meningkatkan ekonomi syariah. "Harapannya, ekonomi syariah bisa terpcacu untuk meningkatkan perekonomian di Indonesia dalam tema spirit sinergi membangun negeri," tandasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2026 Menurun, Ini Penjelasan BI
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Dilema Bank Indonesia:...
Dilema Bank Indonesia: Menjaga Rupiah demi Menjaga Masa Depan Ekonomi
Rekomendasi
Jalan Terjal Iran di...
Jalan Terjal Iran di Piala Dunia 2026: Visa Ditolak dan dalam Kepungan Senjata
Kursi Suporter Kosong...
Kursi Suporter Kosong Melompong di Piala Dunia 2026, FIFA Ngeles Manipulasi Jumlah Penonton
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Berita Terkini
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
Infografis
10 Fitur Range Rover...
10 Fitur Range Rover Autobiography LWB, Mobdin Gubernur Kaltim Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved