Enak Nih! Tinggal Duduk Manis, Belanjaan Pasar di Antar ke Rumah

Jum'at, 07 Agustus 2020 - 18:33 WIB
loading...
Enak Nih! Tinggal Duduk...
Pedagang pasar dengan pembeli kini tak perlu bertatap muka. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Era teknologi digital disusul pandemi secara tidak sadar telah banyak mengubah kebiasaan masyarakat. Tidak hanya gowes yang sedang menjadi tren saat ini muncul kebiasaan baru, yakni belanja ke pasar tidak harus bertatap muka. Padahal dulunya belanja ke pasar, emak-emak dituntut harus datang langsung ke pasar. Namun dengan perkembangan teknologi digital ibu-ibu rumah tangga tak perlu lagi repot-repot ke pasar untuk membeli sayur dan kebutuhan pokok lainnya.

Melalui program InHome Delivery & Order bisa terhubung lansung dengan bakul pasar sehingga kalau ingin jajan tidak perlu datang ke pasar. Itu yang saat ini dikembangkan oleh perusahaan teknologi Youtap Indonesia berkomitmen membangun ekosistem baru antara pedagang pasar dengan pelanggan yang lebih sehat dan nyaman.

"Melalui program tersebut kami berupaya menjadi jembatan antara pedagang pasar dan pelanggan agar mereka dapat tetap saling terhubung dengan tetap menjaga jarak. Selain itu, mempermudah pelaku UMKM untuk beradaptasi dengan pola hidup baru sehingga mereka dapat terus mempertahankan usahanya di tengah pandemi," ujar CEO Youtap Indonesia, Herman Suharto, di Jakarta, Jumat (7/8/2020).

Baca Juga: Menteri Teten: Produk UMKM Akan Dihubungkan Langsung dengan Bakul Pasar

Menurut dia inovasi tersebut mengerucut dari pengalaman warga Tangerang Selatan karena tidak bisa melakukan aktfivitas belanja ke pasar selama PSBB, sehingga para pedagang pasar pun juga kehilangan pembeli. Namun dengan inovasi teknologi itu pedagang pasar mulai terbantu, begitupun dengan pembeli tidak perlu tatap muka.

Di sini, Youtap membantu menghubungkan pelanggan dengan pedagang pasar yang memerlukan kebutuhan sehari-hari termasuk mengkoordinir pengiriman barang tersebut hingga sampai ke tangan pelanggan. Pihaknya mencatat kenaikan pada jumlah merchant baru yang mengadopsi pembayaran non tunai dari 17% di masa PSBB menjadi 22% saat memasuki masa adaptasi kebiasaan baru, dan kenaikan ini bahkan tercatat di luar ibu kota. Layanan tanpa tatap muka tersebut tidak hanya berjalan di DKI Jakarta. Pembelian tanpa harus tatap muka salah satunya telah berjalan di Tangerang salah satunya di Pasar Segar Bintaro.

Baca Juga: Pedagang Pasar Lebih Pilih Rentenir Dibanding Stimulus Pemerintah, Ada Apa?

Pengelola Pasar Segar Bintaro, Pieter Hidayat mengakui dampak pandemi telah menggerogoti penghasilan pedagang pasar. Namun dengan inovasi baru tersebut pedagang merasa terbantu karena pelanggan mulai berbelanja kembali tanpa harus ke pasar.
"Pandemi telah memberikan dampak yang cukup besar pada pemasukan sehari-hari dari para pedagang, namun kehadiran inovasi baru ini membantu kami untuk beradaptasi dengan kebiasaan baru dan harapannya seluruh pedagang bisa memanfaatkan dukungan dari Youtap sehingga roda ekonomi terus berjalan," kata dia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
XLSMART dan Komdigi...
XLSMART dan Komdigi Luncurkan DigiHer, Targetkan Digitalisasi 2,4 Juta Perempuan di 2026
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Digitalisasi Data, Penerima...
Digitalisasi Data, Penerima Bansos Diverifikasi lewat Pengenalan Wajah
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
Berawal dari Pesanan...
Berawal dari Pesanan Kerabat, Tas Serat Alam Mlatiwangi Sukses Mendunia Bersama LinkUMKM BRI
Rekomendasi
Bela Ruben Onsu, Betrand...
Bela Ruben Onsu, Betrand Peto Mengaku Pernah Ditampar Keluarga Sarwendah
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Berita Terkini
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Tren Paylater Makin...
Tren Paylater Makin Menjangkit, Literasi Keuangan Dinilai Jadi Faktor Penting
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Infografis
Fenomena Ikan yang Hidup...
Fenomena Ikan yang Hidup di Laut Dalam Bermunculan ke Permukaan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved