Penjualan Naik 135%, NCKL Raup Laba Bersih Rp4,5 T di Kuartal III-2023
Kamis, 30 November 2023 - 21:51 WIB
loading...
PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) membukukan penjualan sebesar Rp17,3 triliun di kuartal III-2023. Foto/Ilustrasi/Harita
A
A
A
JAKARTA - PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) di kuartal III-2023 membukukan kenaikan penjualan sebesar 135% menjadi Rp17,3 triliun dari Rp7,4 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya. Perseroanpun mencatatkan laba bersih sebesar Rp4,5 triliun, naik 24% dibanding kuartal III-2022 sebesar Rp3,6 triliun.
"Kenaikan penjualan yang signifikan merupakan hasil dari upaya perseroan yang melakukan ekspansi peningkatan kapasitas produksi secara berkelanjutan baik dari lini bisnis pertambangan, produksi refinery High Pressure Acid Leach (HPAL) dan lini produksi smelter Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF) dalam 2 tahun terakhir," ungkap perseroan melalui keterangan resminya, Kamis (30/11/2023).
Disebutkan, tambahan satu jalur produksi Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) dengan kapasitas 18.000 ton kandungan nikel/tahun yang telah selesai dibangun oleh anak usaha, PT Halmahera Persada Lygend (HPL) berhasil melakukan produksi komersil sejak awal 2023 dan berhasil mencapai kapasitas produksi penuh dalam waktu hanya 2 bulan. Sehingga, total kapasitas terpasang dari tiga jalur produksi yang dimiliki HPL saat ini sebesar 55.000 ton kandungan nikel/tahun.
Baca Juga: Harita Nickel Akuisisi 99% Saham PT Gane Tambang Sentosa
Anak usaha lainnya, PT Harita Jayaraya Feronikel (PT HJF) yang memiliki delapan jalur produksi juga telah beroperasi secara bertahap sejak awal tahun 2023 dan sejak bulan Agustus 2023, seluruh jalur produksi PT HJF telah berjalan dengan kapasitas penuh. PT HJF memiliki kapasitas produksi Feronikel sampai dengan 95.000 ton kandungan nikel/tahun.
"Kenaikan penjualan yang signifikan merupakan hasil dari upaya perseroan yang melakukan ekspansi peningkatan kapasitas produksi secara berkelanjutan baik dari lini bisnis pertambangan, produksi refinery High Pressure Acid Leach (HPAL) dan lini produksi smelter Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF) dalam 2 tahun terakhir," ungkap perseroan melalui keterangan resminya, Kamis (30/11/2023).
Disebutkan, tambahan satu jalur produksi Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) dengan kapasitas 18.000 ton kandungan nikel/tahun yang telah selesai dibangun oleh anak usaha, PT Halmahera Persada Lygend (HPL) berhasil melakukan produksi komersil sejak awal 2023 dan berhasil mencapai kapasitas produksi penuh dalam waktu hanya 2 bulan. Sehingga, total kapasitas terpasang dari tiga jalur produksi yang dimiliki HPL saat ini sebesar 55.000 ton kandungan nikel/tahun.
Baca Juga: Harita Nickel Akuisisi 99% Saham PT Gane Tambang Sentosa
Anak usaha lainnya, PT Harita Jayaraya Feronikel (PT HJF) yang memiliki delapan jalur produksi juga telah beroperasi secara bertahap sejak awal tahun 2023 dan sejak bulan Agustus 2023, seluruh jalur produksi PT HJF telah berjalan dengan kapasitas penuh. PT HJF memiliki kapasitas produksi Feronikel sampai dengan 95.000 ton kandungan nikel/tahun.
Lihat Juga :