Bappenas Klaim Kemiskinan 2017 Terendah Sepanjang Sejarah RI

Senin, 18 Desember 2017 - 15:48 WIB
Bappenas Klaim Kemiskinan...
Bappenas Klaim Kemiskinan 2017 Terendah Sepanjang Sejarah RI
A A A
JAKARTA - Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengklaim bahwa tingkat kemiskinan di Indonesia telah mengalami penurunan cukup signifikan selama dua tahun terakhir. Bahkan, tingkat kemiskinan Indonesia pada tahun ini yang terendah sepanjang sejarah Indonesia.

Dia menyebutkan, persentase penduduk miskin pada tahun ini sebesar 10,64%. Angka ini turun 0,22% dibanding tahun lalu yang sebesar 10,86%.

"Tingkat kemiskinan mengalami penurunan. Saat ini 10,64% dan itu sebenarnya tingkat kemiskinan terendah secara persentase yang pernah dialami Indonesia," katanya di Kantor Bappenas, Jakarta, Senin (18/12/2017).

Menurutnya, pada zaman Orde Baru tingkat kemiskinan di Tanah Air mencapai 40%. Kemudian dengan pembangunan yang berkelanjutan akhirnya tingkat kemiskinan di Indonesia turun di bawah 12% atau sekitar 11,7% sebelum krisis keuangan global pada 1998.

"Tapi ada krisis, ekonomi kita terkontraksi. Kemiskinan loncat lagi ke atas 20%," jelas dia.

Setelah mengalami proses pemulihan pasca krisis, tingkat kemiskinan di Indonesia pun perlahan mulai menurun. Sehingga, pada saat ini pemerintah telah menurunkannya di tingkat 10,64%.

"Setelah recovery, upaya memperbaiki kebijakan sehingga akhirnya kemiskinan sampai di tingkat 10,64%," imbuhnya.

Selain tingkat kemiskinan yang turun, koefisien gini juga mengalami penurunan sekitar 0,75 poin dari 2015 hingga tahun ini. Pada Maret 2017, koefisien gini tercatat 0,393 atau turun dari angka 0,408 pada 2015.

Tingkat pengangguran terbuka (TPT) juga menurun rata-rata 0,34% per tahun. Pada akhir 2017, TPT diperkirakan mencapai angka 5,5% atau menurun dari 6,18% pada 2015.

Sementara, indeks pembangunan manusia terus meningakt (IPM) yakni sebesar 69,55 pada 2015 menjadi 70,99 pada 2017. "Program pembangunan dua tahun terakhir sudah menunjukkan arah yang benar, karena kita sudah mulai fokus ke perbaikan seluruh aspek," tutur dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian PPN/Bappenas...
Kementerian PPN/Bappenas Tekankan Pentingnya Program Pemberdayaan Berbasis Data
Partisipasi Kementerian...
Partisipasi Kementerian PPN/Bappenas - Pavillion Indonesia di GPDRR 2022
Pencapaian Target SDGs...
Pencapaian Target SDGs Berubah, Ini Langkah Mitigasi Bappenas
Kementerian PPN/Bappenas...
Kementerian PPN/Bappenas Buka Lowongan Kerja, Yuks Cek Posisi dan Persyaratannya!
Masuk 10 Besar, Tim...
Masuk 10 Besar, Tim PPD Kementerian PPN-Bappenas Mulai Nilai Sulsel
Bappenas: Data Kemiskinan...
Bappenas: Data Kemiskinan Naik Jelang Pilkada lalu Turun Setelahnya
Berita Terkini
Tol Kataraja Siap Beroperasi...
Tol Kataraja Siap Beroperasi Akhir Tahun 2026, Bandara Soetta-PIK 2 Hanya 7 Menit
16 menit yang lalu
Momentum Jakarta Fair,...
Momentum Jakarta Fair, Bapenda DKI Permudah Warga Bayar Pajak Kendaraan
19 menit yang lalu
Menang Undian Tabungan...
Menang Undian Tabungan Dahsyat MNC Bank, Nasabah Manfaatkan untuk Kuliah Anak
28 menit yang lalu
Orang Kaya Diminta Lepas...
Orang Kaya Diminta Lepas Dolar, Dasco Sebut Rupiah Menguat Minggu Depan
1 jam yang lalu
Menhub Dipanggil Menghadap...
Menhub Dipanggil Menghadap Prabowo di Istana, Ada Apa?
2 jam yang lalu
IHSG Ambruk Lagi Sentuh...
IHSG Ambruk Lagi Sentuh Level 5.789 usai Kehilangan 1,91% di Sesi Siang
2 jam yang lalu
Infografis
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved