Negosiasi Investasi Asing Pengembangan Taksi Terbang di IKN Masih Alot

Jum'at, 08 Desember 2023 - 12:30 WIB
loading...
Negosiasi Investasi...
Negosiasi pengembangan transportasi modern dengan investor asing di IKN masih alot. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital, Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Mohammed Ali Berawi mengatakan negosiasi pengembangan transportasi modern dengan investor asing di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara masih alot salah satunya terkait taksi terbang .

Ali menjelaskan alotnya diskusi tersebut yang menjadi penyebab panjangnya realisasi investasi teknologi-teknologi terbarukan yang bakal diterapkan di IKN.

"Proses ini cukup berhati hati karena ini bicara investasi bagaimana perusahaan swasta cari profit dan kita pemerintah cari benefit untuk kepentingan masyarakat. Ada proses negosiasi yang cukup siginifikan waktunya di situ bahwa ini akan bawa kebaikan bagi semua pihak. Poin itu yg cukup alot diskusinya." ujar Ali dalam acara Sweden-Indonesia Sustainability Partnership (SIPS), Jumat (8/12/2023).

Baca Juga: 3 Negara Akan Mengoperasikan Taksi Terbang pada 2026

Menurutnya ketertarikan minat calon investor asing tergolong cukup tinggi untuk minat pengembangan teknologi modern di IKN. Namun Badan Otorita juga selektif memilih calon investor yang cocok dengan kemampuan keekonomian negara maupun masyarakat yang bakal menggunakan teknologi tersebut.

Lebih lanjut, beberapa negara juga tertarik untuk mengembangkan taksi terbang di IKN, seperti Korea dengan Hyundai Motor Company, China melalui perushaan Guangzhou EHang Intelligent Technology Co. Ltd, dan Amerika lewat perusahaan Boeing Wisk. "Kalau untuk Hyundai yang besar, 5 pessenger, 4 penumpang 1 pilot itu rencana Juli 2024," kata Ali.

Baca Juga: Mobil Terbang Ini Bisa Tempuh Jakarta ke Semarang Tanpa Berhenti

Selain taksi terbang, teknologi terbarukan rencananya juga bakal dipamerkan di IKN pada tahun depan. Seperti autonomous vehicle atau bus tanpa awak yang rencananya bakal dikerjasamakan oleh perusahaan lokal seperti DAMRI atau Bluebird.

"Mau saya ada peningkatan kapasitas perusahaan, peningkatan SDM kita dengan pengembangan bersama. Jadi yang dikembangkan di IKN ini co-crearion, nggak hanya ambil produknya tapi ada pengembangan bersama," jelasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Investasi Asing Lebih...
Investasi Asing Lebih Pilih Malaysia, Singapura, dan Vietnam daripada Indonesia
Porsi Investasi Asing...
Porsi Investasi Asing Cuma 1,8%, Ekonom: Perizinan Masih Berlarut-larut
Qavah Group Fasilitasi...
Qavah Group Fasilitasi Ekspansi Investor China ke Pasar Indonesia
IKN Diguyur Investasi...
IKN Diguyur Investasi Rp1,15 Triliun dari Perusahaan Korea, Buat Bangun Apa?
AHY Hadiri Kampanye...
AHY Hadiri Kampanye Nasional Grab, Dorong Percepatan Tranformasi Transportasi Ramah Lingkungan
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
Rekomendasi
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Bea Cukai Ngurah Rai-Polda...
Bea Cukai Ngurah Rai-Polda Bali Gagalkan Peredaran 937 Butir Narkoba Jenis Mephedrone
Rayakan 70 Juta Streaming...
Rayakan 70 Juta Streaming ‘Masa Ini, Nanti, dan Masa Indah Lainnya’, Nuca Adakan '[LAGI] Sama Nuca’
Berita Terkini
PLN EPI Bangun Ekosistem...
PLN EPI Bangun Ekosistem Bioenergi Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Tegaskan Komitmen Tata Kelola Guna Jaga Kepercayaan Nasabah
Tata Kelola RKAB Perlu...
Tata Kelola RKAB Perlu Dibenahi demi Menjaga Pasokan Batu Bara
Purbaya Dijadwalkan...
Purbaya Dijadwalkan Uji Coba Perbaikan Coretax Pekan Depan
Harga Gas Industri Turun...
Harga Gas Industri Turun Jadi USD13 per MMBTU, Said Iqbal Ungkap Ancaman PHK Mereda
Pertaruhan Masa Depan...
Pertaruhan Masa Depan Ketahanan Energi, Komut Pertamina Cek Keandalan GRR Tuban
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved