Pengusaha Masih Ragu Investasi di IKN, Tunggu Siapa Pengganti Jokowi
Minggu, 10 Desember 2023 - 19:58 WIB
loading...
Investor dinilai masih cenderung wait and see atau menunda untuk merealisasikan investasi di IKN. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira menilai saat ini para calon investor masih cenderung wait and see atau menunda untuk merealisasikan investasi ke Ibu Kota Nusantara (IKN) karena masuk tahun politik.
"IKN ini meski sudah ada undang-undangnya tapi bagi Invetor pertimbangannya bukan hanya kerangka regulasi. Apakah transisi politik ini akan meyakinkan investor bahwa proyek IKN ini akan jalan terus, kemudian arah pembangunan ikn kedepan kemana," ujar Bhima saat dihubungi, Minggu (10/12/2023).
Baca Juga: Negosiasi Investasi Asing Pengembangan Taksi Terbang di IKN Masih Alot
Bhima menjelaskan, setiap kepemimpinan baru tentunya mempunyai arah dukungan kebijakan yang tidak sama. Mengingat ada banyak agenda yang sudah disusun dan dijanjikan kepada masyarakat saat masa kampanye, satu persatu mulai direalisasikan saat calon presiden nantinya terpilih.
"Perlu dicatat dalam banyaknya program visi misi juga ada pembangunan ekonomi biru, hijau, dan berbagai program lain sehingga belum tentu siapapun terpilih, IKN akan menjadi prioritas utama, mungkin tetap dibangun, tapi melandai," sambung Bhima.
"IKN ini meski sudah ada undang-undangnya tapi bagi Invetor pertimbangannya bukan hanya kerangka regulasi. Apakah transisi politik ini akan meyakinkan investor bahwa proyek IKN ini akan jalan terus, kemudian arah pembangunan ikn kedepan kemana," ujar Bhima saat dihubungi, Minggu (10/12/2023).
Baca Juga: Negosiasi Investasi Asing Pengembangan Taksi Terbang di IKN Masih Alot
Bhima menjelaskan, setiap kepemimpinan baru tentunya mempunyai arah dukungan kebijakan yang tidak sama. Mengingat ada banyak agenda yang sudah disusun dan dijanjikan kepada masyarakat saat masa kampanye, satu persatu mulai direalisasikan saat calon presiden nantinya terpilih.
"Perlu dicatat dalam banyaknya program visi misi juga ada pembangunan ekonomi biru, hijau, dan berbagai program lain sehingga belum tentu siapapun terpilih, IKN akan menjadi prioritas utama, mungkin tetap dibangun, tapi melandai," sambung Bhima.
Lihat Juga :