Ogah Jadikan Waskita Karya Pasien PPA, Erick Thohir Siapkan Pengobatan Alternatif

Rabu, 13 Desember 2023 - 17:10 WIB
loading...
Ogah Jadikan Waskita...
Erick Thohir siapkan sejumlah cara sehatkan Waskita Karya. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir enggan memasukkan PT Waskita Karya Tbk , sebagai "pasien" baru PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA). Meskipun restrukturisasi utang emiten belum mendapat persetujuan pemegang obligasi dan vendor.

Baca juga: Erick Thohir Angkat Eks Petinggi PSI Jadi Stafsus di Kementerian BUMN

Dalam proses penyehatan keuangan Waskita Karya, Erick memastikan pemegang saham memiliki strategi khusus dan berbeda. Sehingga, langkah untuk kembali membawa BUMN konstruksi itu di bawah naungan PPA tidak harus dilakukan.

“Oh enggaklah (jadi pasien PPA), Danareksa sudah ada beberapa perusahaan yang sudah jadi bagus. Ada strategi yang berbeda,” ucap Erick kepada wartawan, Jakarta, Rabu (13/12/2023).

Lantas, apa strategi yang disiapkan Erick Thohir untuk menyehatkan keuangan emiten bersandi saham WSKT?

Pemegang saham menyiapkan beberapa langkah penyehatan yakni restrukturisasi keuangan, penyertaan modal negara (PMN), right issue, merger atau penggabungan BUMN karya, divestasi ruas tol ke Indonesia Investment Authority (INA) atau strategic partnership.

Lalu, fasilitas kredit dengan penjaminan pemerintah, restrukturisasi anak perusahaan, transformasi bisnis, penyelesaian ruas Tol Sumatra serta perbaikan tata kelola dan manajemen risiko.

“Kita ciutkan jumlah (BUMN) karya-karya, lalu menjadi sister company dulu. bapak dan anak atau ibu dan anak, baru merger, itu ada prosesnya semua ya. Ada penyuntikan, ada restrukturisasi, ada juga menjual aset ke INA, ya itu semua menjadi sebuah restrukturisasi,” paparnya.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Danareksa (Persero) Yadi Jaya Ruchandi mengatakan, masuk atau tidaknya Waskita Karya sebagai "pasien" PPA tergantung pada kebijakan Kementerian BUMN selaku pemegang saham mayoritas WSKT.

Menurutnya, restrukturisasi baik secara mandiri atau melalui bantuan PPA menjadi wewenang Kementerian BUMN.

“Wah enggak tau ya, itu kan keputusan dari kementerianlah untuk mau memasukkan lagi apa enggak. Apakah restrukturisasi mandiri, itu sih urusan mereka yah,” ujar Yadi saat ditemui di Menara Danareksa.

Potensi Waskita kembali ditangani PPA bisa saja terjadi. Terkait hal ini, Yadi tidak banyak berkomentar. Kendati begitu, dia mengakui ada kemungkinan perusahaan bisa "dirawat" oleh PPA.

“Ya, kalau possibility kan selalu ada ya, namanya possibility, saya nggak mau ngomong pasti,” beber dia.

Baca juga: SMA Taruna Nusantara Buka Penerimaan Siswa Baru 21 Desember 2023, Cek Uang Sekolahnya

BUMN konstruksi yang sahamnya masih disuspensi atau digembok Bursa Efek Indonesia (BEI) ini terus berupaya agar mendapat persetujuan dari kreditur lainnya. Saat ini, baru 80% kreditur asal perbankan yang memberikan persetujuan atas skema restrukturisasi yang disodorkan pemegang saham dan manajemen.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pelemahan Rupiah Dinilai...
Pelemahan Rupiah Dinilai Bukan Pertanda Krisis, Tapi Restrukturisasi Ekonomi
Purbaya Ungkap Administrasi...
Purbaya Ungkap Administrasi di Danantara Hambat Restrukturisasi Utang Whoosh
BP BUMN: KAI Tak Sanggup...
BP BUMN: KAI Tak Sanggup Menanggung Beban Utang Whoosh Sendiri
Sebelum Merger, PTPP...
Sebelum Merger, PTPP Fokus Restrukturisasi dan Penguatan Bisnis Konstruksi
Restrukturisasi Utang...
Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Whoosh Rampung, Purbaya: Tinggal Diumumkan Presiden
Waskita Bocorkan Rencana...
Waskita Bocorkan Rencana Peleburan 2 BUMN Karya, Rampung Maksimal 2026
Prabowo Panggil John...
Prabowo Panggil John Herdman ke Hambalang, Bahas Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Waskita Karya Kebut...
Waskita Karya Kebut Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B Progres Tembus 93,07 Persen
Waskita Karya Bangun...
Waskita Karya Bangun Sejumlah Proyek di Timur Tengah, Termasuk Ma'taf Ka'bah
Rekomendasi
5 Kemenangan Terbesar...
5 Kemenangan Terbesar Spanyol di Piala Dunia: Arab Saudi Ikut Jadi Korban
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Belgia Dipaksa Bermain Imbang Lawan Iran
Kondisi Roy Suryo dan...
Kondisi Roy Suryo dan Dokter Tifa Belum Pulih, Refly Harun Ungkap Penyebabnya
Berita Terkini
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
Infografis
Erick Thohir Ungkap...
Erick Thohir Ungkap 9 Jenis Pekerjaan Ini Akan Hilang di 2030
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved