Raih ISO 14001 dan 45001, NCKL Tegaskan Komitmen Manajemen Lingkungan dan K3

Kamis, 14 Desember 2023 - 05:58 WIB
loading...
Raih ISO 14001 dan 45001,...
Penyerahan sertifikat ISO 14001:2015 dan ISO 45001:2018 oleh Knowledge Director SGS Indonesia Waras Putri Andrianti ke Direktur HSE Harita Nickel Tonny Gultom di Jakarta, Rabu (13/12/2023). Foto/M Faizal
A A A
JAKARTA - PT Trimegah Bangun Persada Tbk (Harita Nickel) menegaskan komitmen perusahaan terhadap praktik manajemen lingkungan dan kesehatan serta keselamatan operasional dengan standar berkelas dunia. Komitmen tersebut ditegaskan perusahaan dengan kode saham NCKL tersebut melalui perolehan sertifikasi ISO 14001:2015 dan ISO 45001:2018.

Sertifikasi ISO 14001:2015 berfokus pada efektivitas sistem manajemen lingkungan. Sertifikasi ini mencakup aspek penting seperti evaluasi risiko lingkungan, pemenuhan peraturan, dan peningkatan berkelanjutan. Sementara ISO 45001:2018, berfokus pada manajemen kesehatan dan keselamatan kerja (K3), yang sekaligus menegaskan pendekatan proaktif dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi semua karyawannya.

Baca Juga: Harita Nickel Akuisisi 99% Saham PT Gane Tambang Sentosa

"Kedua sertifikasi ini menjadi bukti atas komitmen kami dalam memprioritaskan keberlanjutan lingkungan dan keselamatan karyawan dalam setiap aspek operasional kami," ungkap Direktur Health, Safety and Environment (HSE) Harita Nickel Tonny Gultom, di acara diskusi media bertajuk "Pengelolaan Lingkungan dan Keselamatan Kelas Dunia di Industri Pemrosesan Nikel" yang digelar di Jakarta, Rabu (13/12/2023).

Hal ini, tambah dia, juga menegaskan bahwa Harita Nickel tidak hanya fokus pada hasil, namun juga bertanggung jawab dalam proses mencapai tujuannya. Perusahaan, kata dia, melakukan langkah-langkah pengendalian memastikan operasi berlangsung secara berkelanjutan.

Pada kesempatan tersebut, Knowledge Director SGS Indonesia Waras Putri Andrianti menjelaskan bahwa untuk memperoleh sertifikasi ISO 14001:2015 dan ISO 45001:2018, Harita Nickel telah menjalani serangkaian kegiatan audit yang dilakukan oleh auditor berkelas internasional tersebut. "Mendapatkan sertifikasi ISO 14001 dan ISO 45001 bukanlah hal yang mudah," tegasnya.

Baca Juga: Para Pemimpin Arab Tolak Pasukan Internasional di Jalur Gaza

Dia mengatakan, dengan meraih sertifikasi tersebut menunjukkan bahwa manajemen dan staf Harita telah menunjukkan komitmen tinggi, serta implementasi yang konsisten dan perbaikan secara berkelanjutan dari standar yang ditetapkan. "Dengan menerapkan standar internasional ini, Harita tidak hanya memberikan manfaat kepada perusahaan tetapi juga masyarakat, lingkungan dan seluruh pemangku kepentingan," tandasnya.

Pencapaian ini sekaligus menegaskan komitmen kuat dari Harita Nickel dalam menerapkan ESG dan praktik keberlanjutan berstandar dunia. Harita Nickel akan terus meningkatkan penerapan ESG yang lebih baik di perusahaan, termasuk sistem pengelolaan lingkungan dan keselamatan kerja, menjaga keberlanjutan lingkungan, dan menyediakan tempat kerja yang aman dan sehat, sembari memperkuat posisi Harita Nickel sebagai pemimpin industri global.

Untuk diketahui, sertifikasi ISO 14001:2015 dan ISO 45001:2018 yang diperoleh Harita Nickel tersebut memiliki masa berlaku hingga 3 tahun. Selama masa tersebut, perusahaan akan terus diawasi setiap tahunnya untuk memastikan dilakukannya perbaikan secara terus menerus serta inovasi di kedua aspek tersebut.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Raih 3 Sertifikasi ISO,...
Raih 3 Sertifikasi ISO, Wavin Tegaskan Standar Global untuk Kualitas, Keberlanjutan, dan K3
PGN Raih ISO 55001,...
PGN Raih ISO 55001, Bukti Ketangguhan Pengelolaan Infrastruktur Gas Bumi
Mekar Perbarui Sertifikasi...
Mekar Perbarui Sertifikasi ISO, Perkuat Keamanan Data dan Informasi
SIG Tunjukkan Kinerja...
SIG Tunjukkan Kinerja Unggul dalam Implementasi K3
BK3N 2026 Resmi Dimulai,...
BK3N 2026 Resmi Dimulai, NHM Perkuat Budaya K3 Profesional, Andal, dan Kolaboratif
Raih Sertifikasi ISO...
Raih Sertifikasi ISO 37001, MDI Ventures Perkuat Sistem Anti-Suap untuk Investasi dan Kemitraan
KPK: Ada Setoran Miliaran...
KPK: Ada Setoran Miliaran Rupiah dari Perusahaan ke Oknum Kemnaker Sejak 2019
JICT Raih Penghargaan...
JICT Raih Penghargaan Zero Fatality 2025: Keselamatan Fondasi Produktivitas
Cegah Kecelakaan Kerja,...
Cegah Kecelakaan Kerja, PLTU Sukabangun Komitmen Perkuat Pengawasan
Rekomendasi
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
BPDP dan AKPY Latih...
BPDP dan AKPY Latih Petani Kotim Tingkatkan Kualitas Panen Sawit Rakyat
Rupiah Menguat Tipis...
Rupiah Menguat Tipis dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Langkah Membumi 2026...
Langkah Membumi 2026 Dimulai, Hadirkan Program Sustainability yang Lebih Pop untuk Anak Muda
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved