alexametrics

20 Pembangkit Listrik Tenaga Biogas Akan Dibangun Asian Agri

loading...
20 Pembangkit Listrik Tenaga Biogas Akan Dibangun Asian Agri
Asian Agri secara total menargetkan membangun 20 unit Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) hingga 2020, sebagai dukungan terhadap energi baru terbarukan. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAMBI - Asian Agri secara total menargetkan membangun 20 unit Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) hingga tahun 2020, sebagai dukungan terhadap penciptaan energi baru terbarukan. Hal ini disampaikan saat peresmian PLTBg di Tungkal Ulu, Jambi yang dilakukan Menteri ESDM Ignasius Jonan didampingi Gubernur Provinsi Jambi, Zumi Zola.

PLTBg di Tungkal Ulu Provinsi Jambi merupakan PLTBg ke-7 yang dioperasikan oleh Asian Agri. Masing-masing PLTBg Asian Agri berkapasitas 2,2 Megawatt, yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan energi pengoperasian pabrik kelapa sawit sekitar 700 Kilowatt.

Sedangkan sisa listrik atau excess power sebesar 1,5 Megawatt dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat yang berada di sekitar lingkungan pabrik Asian Agri. Inisiatif pengoperasian PLTBg oleh Asian Agri juga berhasil membawa Asian Agri untuk meraih penghargaan Anugerah Lestari Award 2017 dan peringkat tertinggi (Platinum) di ajang Indonesian CSR Award 2017.



“Kami akan melengkapi setiap pabrik kelapa sawit milik Asian Agri dengan PLTBg dan menjalin kerja sama dengan instansi terkait sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat menikmati pasokan listrik ramah lingkungan dengan harga terjangkau,” terang Head of Operation Asian Agri Bukit Sanjaya lewat keterangan resmi, Rabu (24/1).

Asian Agri merupakan salah satu perusahaan swasta nasional yang memproduksi minyak sawit mentah (CPO) sejak tahun 1979. Saat ini, perusahaan mengelola 100.000 hektar lahan inti dan bermitra dengan 30.000 keluarga petani plasma di Riau dan Jambi yang mengelola 60.000 hektar perkebunan kelapa sawit.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak