Erick Thohir Dorong Industri Pariwisata Sumbang Rp2.000 Triliun ke PDB RI

Kamis, 14 Desember 2023 - 13:41 WIB
loading...
Erick Thohir Dorong...
Pemerintah menargetkan sektor ini mampu berkontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) sebesar Rp2.000 triliun, mendekati kontribusi pertambangan terhadap PDB Indonesia senilai Rp2.300 triliun. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Industri pariwisata digadang-gadang menjadi tulang punggung atau backbone pertumbuhan makro ekonomi nasional pada 2024. Pemerintah menargetkan sektor ini mampu berkontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) sebesar Rp2.000 triliun.

Target sumbangsih sektor pariwisata ke PDB Indonesia disampaikan langsung Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir . Dia mencatat, kontribusi bisnis ini baru di level Rp701 triliun, sehingga akan ditingkatkan ke posisi Rp2.000 triliun di tahun-tahun mendatang.

Baca Juga: Sandiaga Uno Targetkan Parekraf Sumbang 4% Lebih Terhadap PDB Indonesia

Pemerintah lanjut dia, menargetkan pada tahun depan bisnis pariwisata bisa mengungguli industri pertambangan di dalam negeri. Adapun kontribusi pertambangan terhadap PDB Indonesia senilai Rp2.300 triliun.

“Ingat loh, ya PDB kita itu Rp 19.700 triliun. Dari pertambangan itu Rp2.300 triliun, pariwisata hanya Rp701 triliun,” ungkap Erick kepada wartawan, di Jakarta, Kamis (14/12/2023).

Baca Juga: Tunjukkan Tren Positif, Erick Thohir Dorong Terus Sektor Parekraf

“Makanya kemarin saya sebagai Menko (Marves Ad Interim) duduk sama Pak Sandi di Labuan Bajo untuk membuat dobrakan-dobrakan baru untuk mengangkat industri pariwisata ini mencapai Rp2.000 triliun, tapi blueprintnya harus ada,” paparnya.

Kendati, peta jalan atau blueprint industri pariwisata masih dimatangkan otoritas, Erick menyebut ada sejumlah program yang akan menjadi stimulus utama pariwisata di Tanah Air. Salah satunya melakukan kegiatan bertaraf internasional.

Erick mencontohkan, gelaran MotoGP yang mulai digelar di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) sejak tahun lalu. Ajang balap motor dunia ini mampu memberikan dampak keekonomian hingga di angka Rp4,5 triliun.

“MotoGP menghasilkan Rp 4,5 triliun perputaran ekonomi, di mana Rp 3,8 triliun untuk masyarakat atau pemerintah di Lombok, yang kalau dilihat perbandingan pertumbuhan ekonominya per tahun itu naik 1,02 persen,” ucap dia.

Tak sampai di situ, pemerintah melalui perusahaan pelat merah juga menguatkan konektivitas penerbangan yang diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara. Aksi ini dibarengi dengan penambahan jumlah armada terbang atau pesawat.

“Nah hal seperti ini kenapa tourism fund itu nanti yang memutuskan Presiden untuk event-event besar apa, di destinasi wisata prioritas termasuk juga kota-kota besar yang kita mau dorong pertumbuhan pariwisatanya,” tutur Erick.

“Jadi kompleksitasnya itu, termasuk pesawat terbang. Pesawat terbang kita sebelum Covid itu 750 pesawat, hari ini 450, makanya tiket mahal,” lanjutnya.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Industri Hotel Mewah...
Industri Hotel Mewah RI Lampaui Pemulihan Pasar, Bali Perkuat Branded Residence
Menpar Widiyanti Pamer...
Menpar Widiyanti Pamer Sumbangan Sektor Pariwisata ke Pertumbuhan Ekonomi, Sebesar Apa?
Jasaraharja Putera Perkokoh...
Jasaraharja Putera Perkokoh Kolaborasi Tata Kelola Risiko Pariwisata Labuhan Bajo
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Kelab Pantai Favorit...
Kelab Pantai Favorit di Bali, Klive Beach Club Menjadi Ikon Baru Uluwatu
Prabowo Panggil John...
Prabowo Panggil John Herdman ke Hambalang, Bahas Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
DPR Minta Menteri Pariwisata...
DPR Minta Menteri Pariwisata Bangun Konektivitas Udara untuk Dongkrak Wisatawan
Rekomendasi
Kebangkitan Sepak Bola...
Kebangkitan Sepak Bola Asia: Pelajaran untuk Pembangunan Ekonomi
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo Setinggi 1 Meter, Kuasa Hukum: Ijazah Jokowi Kembali Menelan Korban
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Berita Terkini
Penerbangan Umrah Dipindah...
Penerbangan Umrah Dipindah Mulai 1 Juli 2026, Terpusat di Terminal 2F Bandara Soetta
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
Dipanggil Prabowo Gara-gara...
Dipanggil Prabowo Gara-gara Mati Lampu, Dirut PLN: Kami Mohon Doa
2 Pembangkit Besar Jadi...
2 Pembangkit Besar Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Jawa, Dirut PLN: Satu Berhasil Pulih
MNC Sekuritas dan BRI...
MNC Sekuritas dan BRI Manajemen Investasi Ajak Investor Raih Reward Reksa Dana Total Rp2,5 Juta
Kinerja Apik 2025, INALUM...
Kinerja Apik 2025, INALUM Cetak Rekor Kinerja dan Operasional Tertinggi
Infografis
Logo HUT ke-80 RI, Ini...
Logo HUT ke-80 RI, Ini Penjelasan Angka 80 Warna Merah-Putih dengan Garis Infinity
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved