Kapal ke Israel Jadi Target, Raksasa Pelayaran Dunia Setop Rute Laut Merah
Selasa, 19 Desember 2023 - 08:12 WIB
loading...
A
A
A
Mereka juga telah menembakkan drone dan rudal ke arah Israel. Pada hari Sabtu lalu, AS mengatakan, bahwa kapal perusak rudalnya telah menembak jatuh 14 drone Houthi di Laut Merah.
Dalam pengumuman resmi perusahaan, MSC mengungkapkan situasi di daerah itu (laut merah) telah menjadi "serius". Dikatakan pihak perusahaan bahwa kapal kontainernya MSC PALATIUM III diserang pada hari Jumat saat transit di Laut Merah.
Dalam serangan tersebut tidak ada kru yang cedera, tetapi kapal telah dikeluarkan dari layanan. Kapal-kapalnya dialihkan melalui Good Hope di ujung selatan Afrika.
Sementara itu CMA CGM – perusahaan pelayaran terbesar ketiga di dunia – mengatakan, telah menginstruksikan semua kapal kontainernya "untuk mencapai daerah yang aman dan menghentikan perjalanan mereka dan mencari perairan yang aman dengan segera sampai pemberitahuan lebih lanjut".
Maersk, perusahaan pelayaran terbesar kedua di dunia, menggambarkan situasinya sangat "mengkhawatirkan".
"Menyusul insiden yang melibatkan Maersk Gibraltar kemarin dan serangan lain terhadap kapal kontainer hari ini. Kami telah menginstruksikan semua kapal Maersk di daerah itu untuk melewati Selat Bab al-Mandab untuk menghentikan perjalanan mereka sampai pemberitahuan lebih lanjut," katanya seperti dilansir BBC pada hari Jumat.
Dalam pengumuman resmi perusahaan, MSC mengungkapkan situasi di daerah itu (laut merah) telah menjadi "serius". Dikatakan pihak perusahaan bahwa kapal kontainernya MSC PALATIUM III diserang pada hari Jumat saat transit di Laut Merah.
Dalam serangan tersebut tidak ada kru yang cedera, tetapi kapal telah dikeluarkan dari layanan. Kapal-kapalnya dialihkan melalui Good Hope di ujung selatan Afrika.
Sementara itu CMA CGM – perusahaan pelayaran terbesar ketiga di dunia – mengatakan, telah menginstruksikan semua kapal kontainernya "untuk mencapai daerah yang aman dan menghentikan perjalanan mereka dan mencari perairan yang aman dengan segera sampai pemberitahuan lebih lanjut".
Maersk, perusahaan pelayaran terbesar kedua di dunia, menggambarkan situasinya sangat "mengkhawatirkan".
"Menyusul insiden yang melibatkan Maersk Gibraltar kemarin dan serangan lain terhadap kapal kontainer hari ini. Kami telah menginstruksikan semua kapal Maersk di daerah itu untuk melewati Selat Bab al-Mandab untuk menghentikan perjalanan mereka sampai pemberitahuan lebih lanjut," katanya seperti dilansir BBC pada hari Jumat.
Lihat Juga :