Kapal ke Israel Jadi Target, Raksasa Pelayaran Dunia Setop Rute Laut Merah

Selasa, 19 Desember 2023 - 08:12 WIB
loading...
A A A
Tercatat ada empat perusahaan yang kini telah menangguhkan operasi di laut merah yang termasuk lima besar di dunia, para ahli pengiriman mengatakan, keputusan itu akan dibayar mahal.

Kapal ke Israel Jadi Target, Raksasa Pelayaran Dunia Setop Rute Laut Merah


"Ini untuk keamanan para kru, serta kapal itu sendiri dan juga polis asuransi. Premi sekarang akan sangat tinggi jika mereka bisa mendapatkan asuransi, jadi itu akan memiliki implikasi serius pada stok, biaya dan seluruh dinamika rantai pasokan," ungkap Sue Terpilowski dari Chartered Institute of Logistics and Transport, yang mewakili perusahaan yang peduli dengan rantai pasokan.

Selat Bab al-Mandab -yang juga dikenal sebagai Gerbang Air Mata- adalah saluran selebar 20 mil (32km), dan dikenal berbahaya. Lokasinya terletak di antara Yaman di Semenanjung Arab dan Djibouti dan Eritrea di pantai Afrika.

Ini adalah rute di mana kapal dapat mencapai Terusan Suez dari arah selatan -, dimana merupakan jalur pelayaran utama. Apabila menghindarinya berarti kapal harus mengambil rute yang lebih panjang, misalnya menavigasi di sekitar Afrika selatan.

Sekitar 17.000 kapal dan 10% perdagangan global melewatinya setiap tahun. Setiap kapal yang melewati Suez ke atau dari Samudra Hindia harus datang dengan melaluinya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!
Rupiah Ambruk Sempat...
Rupiah Ambruk Sempat Sentuh Rp17.000 per Dolar AS, Begini Kondisi Terbarunya
Gapasdap Dorong Pemerintah...
Gapasdap Dorong Pemerintah Perhatikan Nasib Angkutan Pelayaran Imbas Kenaikan Dolar AS
Israel Mulai Deportasi...
Israel Mulai Deportasi Para Aktivis Armada Gaza yang Ditahan
Drone Hizbullah Melumpuhkan...
Drone Hizbullah Melumpuhkan 80 Persen Serangan Israel di Lebanon Selatan
Rekomendasi
MUI Desak Hukuman Tegas...
MUI Desak Hukuman Tegas Bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
Kemenhaj: 76.829 Jemaah...
Kemenhaj: 76.829 Jemaah Haji dari 195 Kloter Telah Tiba di Indonesia
Berita Terkini
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Infografis
Kapal-Kapal Amerika...
Kapal-Kapal Amerika Serikat yang Diserang Houthi di Laut Merah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved