BI Siapkan Uang Tunai Rp158 Triliun untuk Ramadan dan Idul Fitri
Kamis, 30 April 2020 - 16:08 WIB
loading...
BI menyiapkan kebutuhan uang tunai yang diprakirakan sebesar Rp157,96 triliun pada periode Ramadan/Idul Fitri tahun ini. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) berkomitmen menyiapkan kebutuhan uang tunai (outflow) yang diprakirakan sebesar Rp157,96 triliun pada periode Ramadan/Idul Fitri tahun ini. Angka tersebut turun sebesar 17,7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Asisten Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI, Filaningsih mengatakan kebutuhan tersebut telah memperhatikan antisipasi kebutuhan selama bulan Ramadan, libur Idul Fitri, serta kebijakan dan stimulus Pemerintah kepada masyarakat selama periode penanganan dampak pandemi corona atau Covid-19, termasuk pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
"Kebutuhan uang tunai tertinggi pada periode Ramadan/Idul Fitri tahun ini terjadi di daerah Jabodetabek yang diprakirakan sebesar Rp38,0 triliun," ujar Filaningsih di Jakarta, Kamis (30/4/2020).
Dalam mencegah perluasan penyebaran Covid-19, BI senantiasa mengimbau masyarakat untuk menggunakan transaksi pembayaran secara nontunai melalui digital banking, uang elektronik, dan QR Code Pembayaran dengan standar QRIS (QR Code Indonesian Standard).
"Berbeda dari tahun sebelumnya, memerhatikan aspek kemanusiaan dan kesehatan masyarakat dalam memitigasi penyebaran Covid-19, layanan penukaran uang kepada masyarakat yang biasanya disediakan melalui penyediaan penukaran di lokasi umum seperti Monas dan pasar tradisional, maka pada tahun ini hanya disediakan melalui loket di bank," katanya.
Asisten Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI, Filaningsih mengatakan kebutuhan tersebut telah memperhatikan antisipasi kebutuhan selama bulan Ramadan, libur Idul Fitri, serta kebijakan dan stimulus Pemerintah kepada masyarakat selama periode penanganan dampak pandemi corona atau Covid-19, termasuk pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
"Kebutuhan uang tunai tertinggi pada periode Ramadan/Idul Fitri tahun ini terjadi di daerah Jabodetabek yang diprakirakan sebesar Rp38,0 triliun," ujar Filaningsih di Jakarta, Kamis (30/4/2020).
Dalam mencegah perluasan penyebaran Covid-19, BI senantiasa mengimbau masyarakat untuk menggunakan transaksi pembayaran secara nontunai melalui digital banking, uang elektronik, dan QR Code Pembayaran dengan standar QRIS (QR Code Indonesian Standard).
"Berbeda dari tahun sebelumnya, memerhatikan aspek kemanusiaan dan kesehatan masyarakat dalam memitigasi penyebaran Covid-19, layanan penukaran uang kepada masyarakat yang biasanya disediakan melalui penyediaan penukaran di lokasi umum seperti Monas dan pasar tradisional, maka pada tahun ini hanya disediakan melalui loket di bank," katanya.
Lihat Juga :