Ganjar-Mahfud Usung 21 Program Senilai Rp2.500 T, Ekonom: Bisa Terealisasi

Sabtu, 23 Desember 2023 - 07:41 WIB
loading...
Ganjar-Mahfud Usung...
Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD memiliki 21 program unggulan yang nantinya dijalankan jika pasangan ini resmi terpilih. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD memiliki 21 program unggulan yang nantinya dijalankan jika pasangan ini resmi terpilih dalam pemilihan umum (pemilu) yang digelar pada 14 Februari 2024 mendatang. Anggaran yang dibutuhkan untuk merealisasikan ke-21 program utama selama 2024- 2029 itu pun terbilang bombastis atau berada di angka Rp 2.500 triliun.

Merespons hal tersebut, Ekonom Asal Universitas Indonesia (UI), Fithra Faisal Hastiadi menilai, 21 program senilai Rp 2.500 triliun yang diusung Ganjar-Mahfud sangat relevan dan realistik. Satu sisi, program yang dimiliki pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 3 itu relevan atau sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini dan beberapa tahun mendatang. Di sisi lain, keduanya punya kompetensi dasar yang mampu melakukan efisiensi anggaran.

Sehingga, bagi Fithra bukan sesuatu yang mustahil bahwa Ganjar-Mahfud mampu mengimplementasikan program unggulan keduanya, jika nanti mereka terpilih. "Saya rasa itu anggaran yang cukup besar ya, tapi bukan artinya mustahil ya," ujar Fithra saat dihubungi, Sabtu (23/12/2023).

Baca Juga: Direktur Komunikasi TPN Sebut Gibran Meniru Narasi Ganjar Pranowo

Mahfud MD misalnya, dinilai punya core competencies atau kemampuan untuk membenahi dan mentransformasikan institusi negara. Perbaikan kelembagaan ini menjadi instrumen dasar, selain bertujuan untuk mengefisiensikan anggaran, hal itu sekaligus mencegah tindak pidana korupsi.

Sehingga, dana yang tidak seharusnya digunakan untuk suatu kegiatan, bisa dialokasikan untuk program yang lebih produktif dan relevan bagi kebutuhan masyarakat dan negara.

"Paling penting adalah bagaimana kekuatan Pak Mahfud dalam hal ini memberantas korupsi gitu ya, dari sisi itu saya rasa ada efisiensi birokrasi, ada efisiensi spending dan seterusnya, sehingga pada akhirnya anggaran yang selama ini tidak efektif dialokasikan untuk tempat-tempat yang jauh lebih produktif," paparnya.

Fithra menilai dana Rp2.500 triliun bukan sesuatu yang mustahil untuk didapatkan, apalagi diperuntukkan bagi program yang mengedepankan hajat hidup masyarakat.

Kebijakan perluasan pajak, lanjut dia, akan menjadi sumber utama dari anggaran tersebut. Selain pendapatan negara dalam bentuk lainnya. "Apalagi kita juga melihat bagaimana potensi revenue ke depan dari sisi penerimaan pajak dengan perluasan pajak ya, ini juga akan memudahkan negara mencapai target-target tersebut," beber Dosen FEB UI itu.

Baca Juga: Ditanya Tips Akses Pendanaan Solo, Gibran: Saya Sering Dibantu Pak Ganjar

Adapun rincian 21 program unggulan Ganjar Pranowo-Mahfud MD di antaranya, 17 juta lapangan kerja, satu desa, satu faskes, satu nakes. Uang saku kader Posyandu. 10 juta hunian, punya rumah semudah punya motor. Lalu, sekolah dapat gaji, lulus pasti kerja.

Satu keluarga miskin, satu sarjana. Perempuan maju. Buruh naik kelas. Kuliah gratis untuk anak prajurit dan bhayangkara. Mudah berusaha termasuk UMKM dan koperasi. Masjid sejahtera, pengurus masjid terlindungi.

Guru ngaji dan guru agama lain digaji. Pasokan pangan aman, harga enak di kantong. Lansia bahagia, anak cucu gembira. Petani bangga bertani. Di laut kita jaya, nelayan sejahtera. Kemudian, disabilitas mandiri berprestasi, 1 desa 1 mobil akses. Internet super cepat gratis dan merata. Bansos pasti lanjut tapi harus tepat sasaran. Sikat KKN. KTP sakti.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkeu Blak-Blakan Soal...
Menkeu Blak-Blakan Soal Siklus Penyusunan APBN 2024 di Sidang MK
Sri Mulyani Jadi Saksi...
Sri Mulyani Jadi Saksi Sengketa Pilpres di MK Jumat 5 April 2024
Sri Mulyani Siap Penuhi...
Sri Mulyani Siap Penuhi Panggilan MK Soal Sidang Sengketa Pilpres 2024
Anggaran Pemilu Sudah...
Anggaran Pemilu Sudah Cair Nyaris Rp50 Triliun, Terbesar Mengalir ke KPU dan Bawaslu
Harga Beras Tembus Rp19...
Harga Beras Tembus Rp19 Ribu per Kg, Ganjar Dorong Pemerintah Gelar Operasi Pasar
Apakah Gaji Pengawas...
Apakah Gaji Pengawas TPS Pemilu 2024 Berdasarkan Wilayah?
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
Pemilu 2029 Masih Jauh,...
Pemilu 2029 Masih Jauh, PDIP: Jangan Setiap Hari Bicara Elektoral
Rekomendasi
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Tepis Ada Pembagian...
Tepis Ada Pembagian Keuntungan Program MBG ke Presiden, Kepala BGN: Hoaks
Berawal dari Mesin Arcade,...
Berawal dari Mesin Arcade, Talenta Muda Indonesia Juara Turnamen Dance Game Asia Pasifik
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Infografis
MK Tolak Seluruh Gugatan...
MK Tolak Seluruh Gugatan Pilpres 2024 Ganjar-Mahfud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved