Tungku Smelter Meledak, Said Iqbal Soroti Penerapan K3: Sanksi Berat Bagi Pelanggar
Selasa, 26 Desember 2023 - 12:44 WIB
loading...
Tungku smelter di PT ITSS meledak hingga merenggut korban jiwa para pekerja, Presiden KSPI, Said Iqbal menyoroti penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal menyoroti terjadinya kecelakaan ledakan tungku smelter di PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS), Sulawesi Tengah, yang merenggut korban jiwa para pekerja.
Said Iqbal menilai, bahwa hal itu merupakan dampak dari investasi China di Morowali menyebabkan upah murah dan mengabaikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Mengingat saat ini Pemerintah juga tengah menggencarkan hilirisasi dan mengundang perusahaan asing masuk ke dalam negeri untuk mengolah sumber daya alam.
"Persoalan K3 sudah terjadi berulang-ulang. Bahkan sampai memakan korban jiwa. Ini tidak bisa dibiarkan," kata Said Iqbal dalam keterangan tertulisnya, dikutip Selasa (26/12/2023).
Berdasarkan data dari Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), memang investasi asing tumbuh subur di Sulawesi Tengah setidaknya sejak awal tahun 2023 lalu.
Misalnya pada kuartal I 2033 lalu, realisasi investasi asing di Sulawesi Tengah mencapai USD1,94 miliar atau setara Rp30,07 triliun dengan totalitas 225 proyek. Kemudian pada kuartal II bertambah lagi sekitar USD1,71 miliar atau setara Rp26,50 triliun untuk menggarap 218 proyek.
Said Iqbal menilai, bahwa hal itu merupakan dampak dari investasi China di Morowali menyebabkan upah murah dan mengabaikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Mengingat saat ini Pemerintah juga tengah menggencarkan hilirisasi dan mengundang perusahaan asing masuk ke dalam negeri untuk mengolah sumber daya alam.
"Persoalan K3 sudah terjadi berulang-ulang. Bahkan sampai memakan korban jiwa. Ini tidak bisa dibiarkan," kata Said Iqbal dalam keterangan tertulisnya, dikutip Selasa (26/12/2023).
Berdasarkan data dari Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), memang investasi asing tumbuh subur di Sulawesi Tengah setidaknya sejak awal tahun 2023 lalu.
Misalnya pada kuartal I 2033 lalu, realisasi investasi asing di Sulawesi Tengah mencapai USD1,94 miliar atau setara Rp30,07 triliun dengan totalitas 225 proyek. Kemudian pada kuartal II bertambah lagi sekitar USD1,71 miliar atau setara Rp26,50 triliun untuk menggarap 218 proyek.
Lihat Juga :