Menyita Aset Rusia Akan Jadi Bencana buat Dolar AS, Peraih Nobel Ekonomi Memperingatkan

Rabu, 27 Desember 2023 - 20:13 WIB
loading...
A A A
Shiller dikenal karena penelitiannya di pasar keuangan, inovasi keuangan, ekonomi perilaku, ekonomi makro, dan real estat. Pada tahun 2011, ia dinobatkan sebagai salah satu dari '50 Orang Paling Berpengaruh' di bidang Keuangan Global, dan pada tahun 2013, ia menerima Hadiah Nobel di bidang Ekonomi untuk analisis empirisnya tentang harga aset pada tahun 2013.

Uni Eropa, AS, dan sekutu mereka telah membekukan sekitar USD300 miliar aset cadangan devisa Rusia sejak tahun lalu sebagai bagian dari kampanye sanksi atas konflik Ukraina. Negara- negara Barat telah mempertimbangkan cara-cara untuk menggunakan dana tersebut untuk membantu Ukraina selama lebih dari setahun.

Meskipun sejauh ini tidak ada rencana khusus yang diselesaikan, laporan media pekan lalu mengindikasikan AS baru-baru ini meningkatkan diskusi tentang masalah ini dengan sekutu-sekutunya. Washington dilaporkan ingin "melegalkan" penyitaan aset Rusia dengan mengakui negara-negara Barat sebagai pihak yang dirugikan dalam konflik Ukraina.

Rusia menganggap pembekuan awal asetnya dan rencana untuk menyitanya sebagai tindakan melanggar hukum. Berbicara kepada wartawan pekan lalu, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov memperingatkan, bahwa setiap negara yang mempertimbangkan langkah itu harus memahami bahwa mereka akan menghadapi tanggapan langsung dari Moskow.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Rupiah Ambruk ke 18.128...
Rupiah Ambruk ke 18.128 per Dolar AS, Apa Pemicu Sebenarnya?
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
Lagi-lagi, Rupiah Kembali...
Lagi-lagi, Rupiah Kembali Tembus Rp18.000 per Dolar AS
Keruntuhan Dolar AS...
Keruntuhan Dolar AS Bukan Lagi Dongeng, BRICS Ubah dari Khayalan Menjadi Ancaman Nyata
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Rekomendasi
AI, Robot, dan Modal...
AI, Robot, dan Modal Negara: Taruhan Besar Xi Jinping untuk Masa Depan China
Desta Dilarikan ke Rumah...
Desta Dilarikan ke Rumah Sakit usai Mata Terkena Bola Padel
Aneh tapi Nyata, Gunung...
Aneh tapi Nyata, Gunung Berapi Ini Muntahkan Emas Setiap Hari
Berita Terkini
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved