Borong 34 PROPER Emas, Kepercayaan Investor ke Pertamina Bisa Meningkat

Jum'at, 29 Desember 2023 - 17:59 WIB
loading...
Borong 34 PROPER Emas,...
Keberhasilan memborong 34 PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), berdampak sangat positif bagi bisnis Pertamina. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Keberhasilan memborong 34 PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), berdampak sangat positif bagi bisnis Pertamina. Menurut Direktur Eksekutif Institute for Development of Economic and Finance (Indef), Tauhid Ahmad, raihan bidang lingkungan tersebut semakin meningkatkan kepercayaan terhadap BUMN energi itu, terutama dari kalangan investor internasional.

“Dengan predikat lingkungan baik, tentu bisa mendatangkan kepercayaan dunia internasional, termasuk investor,” kata Tauhid kepada media, Jumat (29/12/2023).

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Raih 12 PROPER Emas dan 44 PROPER Hijau di Tahun 2023

Menurut Tauhid, banyaknya anugerah PROPER Emas yang diterima Pertamina , memang memberikan manfaat ekonomi bagi perusahaan. Terlebih, sebelumnya Pertamina juga berhasil menduduki peringkat pertama dunia Environmental, Social and Governance (ESG) untuk kategori perusahaan migas.

Baca Juga: Borong Proper Emas, Pengamat: Pertamina Terdepan dalam Upaya Dekarbonisasi

Dalam hal ini, kata Tauhid, para investor internasional akan semakin melirik Pertamina untuk menanamkan investasinya. Alasannya, para investor memang sangat care terhadap isu lingkungan. Dengan demikian, dalam berinvestasi pun mereka akan mencari perusahaan yang dinilai peduli terhadap lingkungan.

“Begitu pula sebaliknya. Investor bisa menjauhi suatu perusahaan, meski secara finansial sebenarnya menguntungkan. Penyebabnya, hanya karena perusahaan tersebut dinilai tidak peduli lingkungan,” kata dia.

Mengapa? Karena dengan berinvestasi kepada perusahaan yang peduli lingkungan, kata Tauhid, juga merupakan cara bagi investor dalam berkontribusi memperbaiki lingkungan.

Tidak hanya investor, lembaga pembiayaan dan bank internasional pun memiliki paradigma yang sama. Itu sebabnya, kata dia, saat ini model pembiayaan hijau sudah menggeser model pembiayaan konvensional.

Jadi jelas Tauhid, banyaknya penghargaan lingkungan, memang sangat menguntungkan perusahaan. Karena selain itu, Pertamina pun dinilai lebih leluasa mengembangkan bisnisnya. Misalnya saja, akan lebih mudah bermitra dengan berbagai perusahaan, seperti di Timur Tengah dan Eropa.

“Ya, bisa kemana-mana. Artinya jika dia mau ekspansi bisa dilakukan di mana saja dengan mudah seperti di Timur Tengah,” katanya.

Pekan lalu, Pertamina memang kembali meraih anugerah bidang lingkungan. Dalam hal ini, Pertamina dan anak perusahaannya memperoleh 34 penghargaan PROPER Emas dan 76 PROPER Hijau oleh KLHK. Penerimaan anugerah PROPER tersebut, hanya berselang sekitar tiga pekan setelah meraih peringkat satu dunia dalam sub-industri Integrated Oil and Gas kategori Risiko Environmental, Social, Governance (ESG).

Sebagai peringkat pertama ESG dunia, Pertamina memimpin skor tertinggi dari 61 perusahaan dunia, berdasarkan peringkat dari Lembaga ESG Rating Sustainalytics.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
Menebar Kasih di Hari...
Menebar Kasih di Hari Raya Waisak 2026, BRI Salurkan Bantuan 1.000 Paket Sembako bagi Umat Buddha
Tumbuhkan Generasi Kreatif,...
Tumbuhkan Generasi Kreatif, Kodomo dan Alfamart Ajak 1.100 Anak Warnai Indonesia
Rayakan HUT ke-61, PGN...
Rayakan HUT ke-61, PGN Gelar Sunatan Massal di Seluruh Wilayah Operasional
Kasus Korupsi LNG, Hari...
Kasus Korupsi LNG, Hari Karyuliarto Sebut Vonis 4,5 Tahun Tidak Adil
2 Kapal Pertamina Masih...
2 Kapal Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz, Menlu Pastikan Stok BBM Aman
Rekomendasi
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Jadwal Lengkap MotoGP...
Jadwal Lengkap MotoGP Grand Prix Ceko 2026, Tayang Live di VISION+
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempari Polisi dan TNI dengan Batu
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Infografis
Daftar Lengkap Pelatih...
Daftar Lengkap Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved