Membaca Arah IHSG di Awal Tahun Baru 2024 Saat Ada January Effect
Minggu, 31 Desember 2023 - 08:28 WIB
loading...
A
A
A
Namun, sejatinya indeks komposit telah menguat 6,16% secara year-to-date (YtD) selama Januari sampai Desember 2023. Indeks juga tumbuh 2,71% selama periode 1 - 29 Desember 2023.
“Probabilitas penguatan IHSG di Januari sebesar 58% dari tahun 2000 sampai 2023,” papar Phintraco.
Penguatan sepanjang tahun dikhawatirkan akan menghadirkan tekanan jual pada awal pekan depan, mengingat secara teknikal terdapat potensi death cross dari indikator Stochastic RSI.
Adapun level support IHSG awal pekan depan berada di Rp7.250, dengan resistance di 7.350, dan pivot di Rp7.300.
Ekspektasi bahwa bank sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve (the Fed) akan memangkas suku bunga Fed Rate masih menjadi lokomotif sentimen bagi bursa regional. Indikator FedWatch membawa peluang sebesar 71,4% The Fed akan menurunkan bunga acuan pada Maret 2024.
“Probabilitas penguatan IHSG di Januari sebesar 58% dari tahun 2000 sampai 2023,” papar Phintraco.
Penguatan sepanjang tahun dikhawatirkan akan menghadirkan tekanan jual pada awal pekan depan, mengingat secara teknikal terdapat potensi death cross dari indikator Stochastic RSI.
Adapun level support IHSG awal pekan depan berada di Rp7.250, dengan resistance di 7.350, dan pivot di Rp7.300.
Ekspektasi bahwa bank sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve (the Fed) akan memangkas suku bunga Fed Rate masih menjadi lokomotif sentimen bagi bursa regional. Indikator FedWatch membawa peluang sebesar 71,4% The Fed akan menurunkan bunga acuan pada Maret 2024.
(akr)
Lihat Juga :