Sektor Vital Ekonomi Israel Kehilangan Tenaga Usai 300.000 Warga Jadi Pasukan Cadangan
Jum'at, 05 Januari 2024 - 06:14 WIB
loading...
A
A
A
Sumber terkait seperti dilansir Reuters, menolak berbagi rincian seputar berapa banyak jumlah pasukan yang ditarik. Akan tetapi Ia mengatakan, langkah tersebut bakal "secara signifikan mengurangi beban ekonomi dan memungkinkan mereka untuk mengumpulkan kekuatan, karena pertempuran akan bertahan lama, dan layanan mereka masih akan dibutuhkan."
Sebelum perang, Israel menuju pertumbuhan ekonomi yang solid sebesar 3,4% pada tahun 2023 dan 3% pada tahun 2024, menurut bank sentral. Namun saat ini ekonomi Israel diproyeksi bakal kontraksi di kuartal keempat.
Bank of Israel memperkirakan pertumbuhan tahun ini hanya 2%, begitu juga dnegan tahun berikutnya, atau nol pertumbuhan per kapita mengingat populasi Israel yang tumbuh cepat.
Erel Margalit, yang memimpin salah satu perusahaan modal ventura paling aktif di Israel, Jerusalem Venture Partners (JVP) mengatakan, militer membuat keputusan yang sudah diperhitungkan.
"Mereka mengerti Anda harus membebaskan orang untuk kembali bekerja, karena kembali bekerja membuat Israel lebih kuat," kata Margalit.
"Israel tidak hanya kuat secara militer," sambungnya.
Sebelum perang, Israel menuju pertumbuhan ekonomi yang solid sebesar 3,4% pada tahun 2023 dan 3% pada tahun 2024, menurut bank sentral. Namun saat ini ekonomi Israel diproyeksi bakal kontraksi di kuartal keempat.
Bank of Israel memperkirakan pertumbuhan tahun ini hanya 2%, begitu juga dnegan tahun berikutnya, atau nol pertumbuhan per kapita mengingat populasi Israel yang tumbuh cepat.
Erel Margalit, yang memimpin salah satu perusahaan modal ventura paling aktif di Israel, Jerusalem Venture Partners (JVP) mengatakan, militer membuat keputusan yang sudah diperhitungkan.
"Mereka mengerti Anda harus membebaskan orang untuk kembali bekerja, karena kembali bekerja membuat Israel lebih kuat," kata Margalit.
"Israel tidak hanya kuat secara militer," sambungnya.
Lihat Juga :