Jaga Ketahanan Pangan, Kementan Kerjasama dengan Perbankan
Selasa, 11 Agustus 2020 - 11:09 WIB
loading...
A
A
A
Dukungan BNI terhadap program Ketahanan Pangan Nasional tersebut satu di antaranya diwujudkan secara simbolis melalui penyerahan KUR Tani BNI oleh Menteri Pertanian kepada petani di Bangka Belitung akhir pekan lalu sebagai perwujudan program #BUMNbangkitkanUMKM. Acara tersebut dihadiri oleh unsur offtaker, penggiat pertanian, muspida setempat, dan pemangku kepentingan yang berkecimpung dan berkontribusi pada sektor pertanian. Kegiatan ini menitikberatkan pada pengembangan sektor pertanian, khususnya pemanfaatan lahan dan peningkatan hasil.
Syahrul Yasin Limpo menyebutkan, pemerintah menaruh harapan besar pada sektor pertanian sebagai sektor yang masih dapat tumbuh melewati pandemi Covid-19. Menteri Pertanian juga optimistis sektor pertanian juga mampu berkontribusi pada aktivitas ekspor.
Hal itu dapat dilakukan dengan dukungan semua pihak termasuk sektor perbankan dalam menyalurkan KUR ke sektor pertanian. Dengan bunga yang murah, syaratnya mudah, dan cara pembayarannya melalui skema sederhana, KUR dapat memberi manfaat bagi petani khususnya untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Harapannya dari skala ekonomi, petani dapat merasakan pendapat yang lebih besar. “Pemerintah mendorong agar penyaluran KUR dapat dimaksimalkan agar petani-petani di penjuru Tanah Air dapat sejahtera dari usaha tani yang dijalankan,” ucapnya. (Lihat videonya: Kecelakaan Maut Tol Cipali, 8 Orang Tewas)
Secara terpisah, Direktur Utama BNI Herry Sidharta mengungkapkan, 2020 merupakan tahun yang berat hampir bagi semua sektor ekonomi, kecuali sektor pertanian. “Pada masa pandemi, ketika hampir semua sektor terdampak, sektor pertanian muncul sebagai pemenang dan tetap membukukan pertumbuhan positif, termasuk komoditas ekspornya. Karena itu, BNI kian aktif berkontribusi di sektor pertanian sesuai peran dan tanggung jawab yang ada,” ungkapnya.
Peran BNI tersebut terlihat dari angka ekspansi KUR di sektor pertanian yang terus meningkat, termasuk saat pandemi. Khusus untuk Provinsi Bangka Belitung, KUR sektor pertanian telah tersalurkan sebanyak Rp20,9 miliar kepada 168 debitur. Sedangkan secara nasional sejak Januari hingga 31 Juli 2020, KUR sektor pertanian BNI telah tersalurkan sebanyak Rp2,73 triliun kepada 86.992 debitur. (Hatim Varabi)
Syahrul Yasin Limpo menyebutkan, pemerintah menaruh harapan besar pada sektor pertanian sebagai sektor yang masih dapat tumbuh melewati pandemi Covid-19. Menteri Pertanian juga optimistis sektor pertanian juga mampu berkontribusi pada aktivitas ekspor.
Hal itu dapat dilakukan dengan dukungan semua pihak termasuk sektor perbankan dalam menyalurkan KUR ke sektor pertanian. Dengan bunga yang murah, syaratnya mudah, dan cara pembayarannya melalui skema sederhana, KUR dapat memberi manfaat bagi petani khususnya untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Harapannya dari skala ekonomi, petani dapat merasakan pendapat yang lebih besar. “Pemerintah mendorong agar penyaluran KUR dapat dimaksimalkan agar petani-petani di penjuru Tanah Air dapat sejahtera dari usaha tani yang dijalankan,” ucapnya. (Lihat videonya: Kecelakaan Maut Tol Cipali, 8 Orang Tewas)
Secara terpisah, Direktur Utama BNI Herry Sidharta mengungkapkan, 2020 merupakan tahun yang berat hampir bagi semua sektor ekonomi, kecuali sektor pertanian. “Pada masa pandemi, ketika hampir semua sektor terdampak, sektor pertanian muncul sebagai pemenang dan tetap membukukan pertumbuhan positif, termasuk komoditas ekspornya. Karena itu, BNI kian aktif berkontribusi di sektor pertanian sesuai peran dan tanggung jawab yang ada,” ungkapnya.
Peran BNI tersebut terlihat dari angka ekspansi KUR di sektor pertanian yang terus meningkat, termasuk saat pandemi. Khusus untuk Provinsi Bangka Belitung, KUR sektor pertanian telah tersalurkan sebanyak Rp20,9 miliar kepada 168 debitur. Sedangkan secara nasional sejak Januari hingga 31 Juli 2020, KUR sektor pertanian BNI telah tersalurkan sebanyak Rp2,73 triliun kepada 86.992 debitur. (Hatim Varabi)
(ysw)
Lihat Juga :