IHSG Hari Ini Masih Bisa Terseret Turun di Kisaran 7.115-7.285

Rabu, 10 Januari 2024 - 07:44 WIB
loading...
IHSG Hari Ini Masih...
IHSG hari ini berpotensi bergerak di kisaran 7.115-7.285. Pengamat pasar modal mengatakan, koreksi semakin parah, namun jika diperhatikan lebih dalam, maka akan terlihat bahwa sebenarnya pasar baik-baik saja. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG hari ini berpotensi bergerak di kisaran 7.115-7.285. Pengamat pasar modal sekaligus Founder WH Project, William Hartanto mengatakan, koreksi semakin parah, namun jika diperhatikan lebih dalam, maka akan terlihat bahwa sebenarnya pasar baik-baik saja.

"Kalau bukan karena pelemahan saham- saham big caps dari emiten milik Prajogo Pangestu yaitu BREN, yang sudah memiliki bobot cukup untuk mempercantik maupun merusak IHSG (tergantung arah pergerakan harganya)," tulis William dalam analisisnya, Rabu (10/1/2024).

Baca Juga: Investor Asing Borong Saham RI Rp7,67 Triliun di Desember 2023

William memperkirakan, IHSG masih bisa terseret turun karena aksi panic selling pada saham-saham ini sepertinya belum berakhir. Penyebabnya sendiri belum diketahui selain dari adanya distribusi pada bulan November 2023.

"Anda bisa memilih saham lain, memperhatikan saham-saham 2nd liner dan 3rd liner yang masih melanjutkan tren menguatnya di saat IHSG tertekan seperti ini," katanya.

Baca Juga: IHSG Hari Ini Ditutup Ambruk 1,14%, Sektor Infrastruktur hingga Transportasi Terpuruk

Untuk faktor teknikal, IHSG menurun menuju MA20 dan level psikologis tertahan pada 7.200. Maklum, pelemahan IHSG kali ini sebenarnya tidak perlu terjadi kalau bukan karena adanya saham big caps yang mengalami ARB yaitu BREN dan ditemani oleh TPIA.

"Kedua saham perusahaan milik Prajogo Pangestu ini fenomenal pada jamannya dan sekarang telah mengakhiri trennya, sehingga dengan bobot besar, IHSG pun ikut terseret menurun," ujar dia.

Sedangkan untuk sentimen, belum ada sentimen baru yang perlu diperhatikan. Sebelumnya IHSG ditutup melemah sebesar -83.37 poin (-1.14%) menuju 7200,20 pada perdagangan hari Selasa 9 Januari 2024.

Sebanyak 193 saham menguat, 337 saham menurun, dan 241 saham tidak mengalami perubahan harga pada perdagangan kemarin. Nilai transaksi mencapai 10.3T (all market).

Berikut beberapa saham yang direkomendasikan secara teknikal:

ACES, buy, support 705, resistance 810.
Konfirmasi pola cup and handle pada 750.

IMPC, buy, support 374, resistance 400; 412.
Trend following dengan posisi candlestick di atas MA5 dan MA20.

ULTJ, buy, support 1715, resistance 1820.
Trend following dengan posisi candlestick di atas MA5 dan MA20.

SCMA, buy, support 152, resistance 167.
Pergerakan sideways cenderung menguat menuju 167 dan 177 sebagai resistance lanjutan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Anjlok Lebih 1%...
IHSG Anjlok Lebih 1% ke 6.154 Siang Ini
IHSG Ditutup Memerah...
IHSG Ditutup Memerah ke Posisi 6.220, Ada 403 Saham Berjatuhan
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Meroket 4,12% Tembus Level 6.254
IHSG Melesat 3,5 Persen,...
IHSG Melesat 3,5 Persen, Saham BUMN Jadi Motor Penguatan Bursa
IHSG Dibuka Melesat...
IHSG Dibuka Melesat 1,85% ke 6.118, Mayoritas Saham Menghijau
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Rekomendasi
Nonton Microdrama V+Short...
Nonton Microdrama V+Short Lebih Puas, Upgrade ke VIP Plan Sesuai Kebutuhan!
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Amankan 119 Orang saat...
Amankan 119 Orang saat Ricuh Eksekusi Hotel Sultan, Polisi Cari Aktor Intelektual
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Poles 1.920 SPBU Melalui Program Retail Make Over
Harga BBM Naik 37%,...
Harga BBM Naik 37%, Saatnya Percepat Adopsi Kendaraan Listrik
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Dukung Program 3 Juta...
Dukung Program 3 Juta Rumah, Infiniti Land dan UI Jalin Kolaborasi
IHSG Anjlok Lebih 1%...
IHSG Anjlok Lebih 1% ke 6.154 Siang Ini
OveerPOS Dorong Efisiensi...
OveerPOS Dorong Efisiensi Bisnis lewat Integrasi Transaksi dan Pajak
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved