Produk IKM Mampu Tembus Luar Negeri

Minggu, 08 April 2018 - 11:15 WIB
Produk IKM Mampu Tembus...
Produk IKM Mampu Tembus Luar Negeri
A A A
BANDUNG - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus mendorong pemasaran produk-produk hasil Industri Kecil dan Menengah (IKM).

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan KBB Weti Lembanawati menyebut jumlah pelaku IKM di KBB saat ini mencapai ribuan, dari wilayah Rongga hingga Lembang. Beberapa produk di antaranya bahkan ada yang sudah diekspor.

“Berdasarkan pendataan potensi produk olahan dari pelaku IKM di KBB sangat besar untuk terus dikembangkan,” tuturnya.

Khusus untuk produk pangan tercatat ada 6.500 produk pangan agro, tetapi baru sekitar 2.000 di antaranya yang telah memiliki legalitas. Namun, masih banyak pelaku IKM yang belum memiliki izin formal, seperti izin di kecamatan serta izin pangan industri rumah tangga dari Dinas Kesehatan.

Selain itu, untuk hasil kerajinan seperti dari bambu dan untuk pakaian seperti batik terus diperkenalkan dan dipromosikan melalui media sosial, katalog, pameran, dan berbagai acara di tingkat provinsi hingga pusat.

“Setiap event kami selalu mengajak pelaku IKM karena tujuan ke depan produk mereka bisa dipasarkan hingga luar negeri,” tuturnya.

Pihaknya juga selalu memberikan pembinaan, pelatihan, sosialisasi, juga bantuan alat bagi para pelaku IKM. Termasuk gelar produk seperti di Pasar Panorama Lembang yang diisi oleh sekitar 170 paguyuban produk agro dari IKM.

Kategori IKM sendiri dibedakan untuk industri kecil mulai dari modal Rp50 juta, industri kecil menengah dari Rp50 juta-500 juta, dan menengah ke atas dari Rp500 juta-15 miliar.

“Memang macam-macam kategorinya, tergantung modal yang dimiliki pelaku IKM. Untuk yang sudah diekspor baru produk kopi dan gula semut,” ujarnya.

Salah seorang pelaku usaha olahan makanan singkong, Aceng Mukaram, mengatakan, produk kentang renyah (crispy) miliknya semakin populer setelah selalu ikut pameran yang difasilitasi oleh pemerintah daerah.

Banyak pembeli bukan hanya di Pulau Jawa, dari luar Jawa pun ada karena Aceng kerap mengikuti pameran di Jakarta. “Melalui pameran link pemasaran jadi lebih terbuka. Dari sana saya mengembangkan jaringan pemasaran ke para konsumen,” ucapnya. (Adi Haryanto)
(nfl)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kuliah Umum di Unhas,...
Kuliah Umum di Unhas, Afi Kalla Tekankan Peran IKM dalam Hilirisasi Ekonomi
Pelaku IKM Dapat Penghargaan...
Pelaku IKM Dapat Penghargaan Upakarti, Dewi Motik: Ini Bisa Memberi Motivasi
Dukung Pertumbuhan IKM,...
Dukung Pertumbuhan IKM, Pemprov Lampung Alokasikan Anggaran Rp1,2 Triliun
IKM Pangan Capai 1,86...
IKM Pangan Capai 1,86 Juta Unit Usaha, IFI Menyeleksi yang Terbaik
Kelompok IKM di Luwu...
Kelompok IKM di Luwu Utara Pasarkan Produk Kerajinan Hingga ke Jawa
Pelaku IKM di Palopo...
Pelaku IKM di Palopo Didorong Berinovasi Pengolahan Produksi Sagu
Berita Terkini
Grab Tepis Rumor Keluar...
Grab Tepis Rumor Keluar dari Indonesia, Komitmen untuk UMKM dan Mitra Tetap Kuat
52 menit yang lalu
Rupiah Hampir Tembus...
Rupiah Hampir Tembus Rp18.000, Kapan Purbaya Pencet Alarm Darurat?
7 jam yang lalu
Purbaya Ungkap Fakta...
Purbaya Ungkap Fakta Mengejutkan soal Penangkapan Kepala BGN, Apa Itu?
9 jam yang lalu
Perluas Jangkauan Layanan...
Perluas Jangkauan Layanan TIC, Sucofindo Resmikan Kantor Pemasaran di Aceh
9 jam yang lalu
UI dan Binus Adu Inovasi...
UI dan Binus Adu Inovasi Kembangkan Desa Wisata Tomohon, Siapa Terpilih?
9 jam yang lalu
Modernland Realty Dorong...
Modernland Realty Dorong Pertumbuhan Bisnis Berbasis Keberlanjutan
10 jam yang lalu
Infografis
Tunjangan Beasiswa LPDP...
Tunjangan Beasiswa LPDP Dalam Negeri Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved