Negara Karibia Ini Naikkan Harga BBM hingga 500% di Tengah Sanksi AS
Kamis, 11 Januari 2024 - 18:44 WIB
loading...
Salah satu Negara di kawasan Karibia ini akan menaikkan harga bensin dan solar hingga 500% yang efektif berlaku per 1 Februari 2024. Foto/Dok Reuters
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Kuba akan menaikkan harga bensin dan solar hingga 500% yang efektif berlaku per 1 Februari 2024, sebagai serangkaian upaya mengurangi membengkaknya defisit anggaran negara. Harga BBM (Bahan Bakar Minyak) pada salah satu Negara di kawasan Karibia ini telah disubsidi oleh pemerintah selama beberapa dekade dan termasuk yang termurah di dunia.
Baca Juga: Dikeroyok AS dan NATO, Rusia Dibela Kuba
Harga satu liter bensin reguler akan melonjak dari 25 peso Kuba (CUP) atau USD0,20 menjadi 132 CUP (USD1,10), yang peningkatannya setara 528%. Sementara bensin premium bakal naik dari 30 CUP (USD0,25) menjadi 156 CUP (USD1,30) atau meningkat 520%.
Kenaikan harga BBM di Kuba diumumkan langsung oleh Menteri Keuangan Vladimir Regueiro di televisi pemerintah pada awal pekan kemarin. Sementara itu akhir bulan lalu, Menteri Ekonomi Alejandro Gil mengakui bahwa, saat negara itu kekurangan mata uang asing dan di bawah embargo AS selama beberapa dekade, pemerintah tidak dapat lagi membayar subsidi bahan bakar.
Kenaikan ini juga bertujuan untuk menutup kesenjangan harga yang diciptakan oleh subsidi. Menteri Energi, Vicente de la O Levy mengatakan, sebelumnya bahwa bahan bakar saat ini dihargai berdasarkan nilai tukar tetap resmi 24 CUP terhadap dolar, sedangkan wisatawan yang tiba menukar dolar dengan kurs saat ini 120 CUP ke greenback, yang diperkenalkan oleh pemerintah pada Agustus 2022.
Baca Juga: Dikeroyok AS dan NATO, Rusia Dibela Kuba
Harga satu liter bensin reguler akan melonjak dari 25 peso Kuba (CUP) atau USD0,20 menjadi 132 CUP (USD1,10), yang peningkatannya setara 528%. Sementara bensin premium bakal naik dari 30 CUP (USD0,25) menjadi 156 CUP (USD1,30) atau meningkat 520%.
Kenaikan harga BBM di Kuba diumumkan langsung oleh Menteri Keuangan Vladimir Regueiro di televisi pemerintah pada awal pekan kemarin. Sementara itu akhir bulan lalu, Menteri Ekonomi Alejandro Gil mengakui bahwa, saat negara itu kekurangan mata uang asing dan di bawah embargo AS selama beberapa dekade, pemerintah tidak dapat lagi membayar subsidi bahan bakar.
Kenaikan ini juga bertujuan untuk menutup kesenjangan harga yang diciptakan oleh subsidi. Menteri Energi, Vicente de la O Levy mengatakan, sebelumnya bahwa bahan bakar saat ini dihargai berdasarkan nilai tukar tetap resmi 24 CUP terhadap dolar, sedangkan wisatawan yang tiba menukar dolar dengan kurs saat ini 120 CUP ke greenback, yang diperkenalkan oleh pemerintah pada Agustus 2022.
Lihat Juga :