Pos Indonesia dan BPJS Ketenagakerjaan Lanjutkan Program Joint Marketing
Kamis, 11 Januari 2024 - 19:26 WIB
loading...
A
A
A
Zainudin pun mengaku program Racing Contest Joint Marketing berjalan baik sepanjang 2023. Hal ini pula yang menjadi alasan pihaknya ingin melanjutkan kolaborasi dengan Pos Indonesia dalam program tersebut.
"Di program Racing ini karena ini program baru, kami latih dulu teman-teman kami dari PT Pos dan BPJS Ketenagakerjaan mengenai bagaimana cara bundling dan berkolaborasi. Ternyata berhasil. Ini pasti akan kami lanjutkan," katanya.
Zainudin juga menilai banyak kesamaan fokus dan tujuan antara pihaknya dengan Pos Indonesia, sehingga membuat kolaborasi ini juga bisa berjalan mulus.
"Karena ini memang engine kami untuk menggarap lebih banyak fokus kami yang sama. Kalau Pos fokus pada UMKM, kami juga fokus UMKM. Pos fokus pekerja informal, kami juga fokus pada pekerja informal. Pos fokus untuk bansos, kami fokus pada pekerja rentan," tutur Zainudin.
Pada kesempatan itu, Zainudin juga memaparkan strategi yang sudah dipersiapkan bersama Pos Indonesia untuk program ini. Adapun strategi yang digunakan adalah strategi 345.
Menurut Zainudin, terdapat tiga fokus besar dalam strategi ini. Mulai dari ekstensifikasi, intensifikasi, dan retensi.
"Fokusnya pada desa, pasar UKM, pekerja rentan. Engine-nya ada lima. Itu tetap. Hanya narasinya kami perkokoh. Strategi 345 yang kokoh itu pasti makin banyak peserta yang terlindungi. Dengan kolaborasi bersama Pos ini kan narasinya tiga. Satu, banyak kemudahan yang diberikan. Kedua, banyak orang terlindungi. Ketiga, banyak manfaat yang dirasakan," kata Zainudin.
"Di program Racing ini karena ini program baru, kami latih dulu teman-teman kami dari PT Pos dan BPJS Ketenagakerjaan mengenai bagaimana cara bundling dan berkolaborasi. Ternyata berhasil. Ini pasti akan kami lanjutkan," katanya.
Zainudin juga menilai banyak kesamaan fokus dan tujuan antara pihaknya dengan Pos Indonesia, sehingga membuat kolaborasi ini juga bisa berjalan mulus.
"Karena ini memang engine kami untuk menggarap lebih banyak fokus kami yang sama. Kalau Pos fokus pada UMKM, kami juga fokus UMKM. Pos fokus pekerja informal, kami juga fokus pada pekerja informal. Pos fokus untuk bansos, kami fokus pada pekerja rentan," tutur Zainudin.
Pada kesempatan itu, Zainudin juga memaparkan strategi yang sudah dipersiapkan bersama Pos Indonesia untuk program ini. Adapun strategi yang digunakan adalah strategi 345.
Menurut Zainudin, terdapat tiga fokus besar dalam strategi ini. Mulai dari ekstensifikasi, intensifikasi, dan retensi.
"Fokusnya pada desa, pasar UKM, pekerja rentan. Engine-nya ada lima. Itu tetap. Hanya narasinya kami perkokoh. Strategi 345 yang kokoh itu pasti makin banyak peserta yang terlindungi. Dengan kolaborasi bersama Pos ini kan narasinya tiga. Satu, banyak kemudahan yang diberikan. Kedua, banyak orang terlindungi. Ketiga, banyak manfaat yang dirasakan," kata Zainudin.
(nng)
Lihat Juga :