alexametrics

CEO Rockwell Collins, Kelly Ortberg

Selalu Berinovasi dengan Pemikiran Baru dan Radikal

loading...
Selalu Berinovasi dengan Pemikiran Baru dan Radikal
CEO Rockwell Collins, Kelly Ortberg. FOTO/now.uiowa.edu
A+ A-
KELLY Ortberg ditunjuk sebagai CEO pada 2013 di Rockwell Collins, sebuah perusahaan di bidang penerbangan dan pertahanan. Saat ditunjuk sebagai pemimpin tertinggi, misinya adalah mengakselerasikan pertumbuhan perusahaan dengan memperkuat kapitalisasi Rockwell Collins di bidang bisnis penerbangan, mengembangkan inisiatif bisnis global, memosisikan per usahaan dalam portofolio perusahaan, serta memimpin transformasi manajemen pelayanan informasi baru.

Di bawah kepemimpinan Ortberg, Rockwell Collins mampu masuk ke daftar Fortune 500 dengan pendapatan USD5 miliar per tahun. Rockwell Collins juga disebut sebagai "America's Best Large Employers" oleh majalah Forbes dalam dua tahun berturut-turut. Bahkan, Rockwell Collins menjadi salah satu "World's Most Ethical Companies" versi The Ethisphere Institute.

"Dalam beberapa tahun terakhir, Rockwell Collins telah bekerja keras menciptakan budaya yang fokus terhadap pekerja. Itu dikembangkan setiap hari untuk mengetahui bahwa karyawan kita adalah arti penting kesuksesan perusahaan," ungkap Ortberg dilansir Businesswire.

"Pertautan karyawan bukan hanya simbolik semata," katanya.



Ortberg memandu Rockwell Collins mengakuisisi perusahaan terbesar dalam sejarah perusahaan itu dengan membeli B/E Aerospace pada 2017 dan ARINC pada 2013. Langkah itu menjadikan perusahaan menciptakan dua segmen baru, yakni Sistem Interior dan Layanan Manajemen Informasi. Hal itu menjadikan Rockwell Collins memiliki produk beragam.

Ortberg memiliki pengalaman luas dan beragam sejak dia berkarier di Rockwell Collins sebagai manajer program pada 1987. Hal itu mengajarkan dia selalu ingin mendekatkan diri dan memotivasi para karyawannya. Saat dia menjadi chief operating officer di Government System pada 2010-2012, Ortberg mampu menyusun tim untuk mencapai program kunci demi membantu pertumbuhan jangka panjang perusahaan.

Ortberg juga mampu mendapatkan banyak kontrak untuk proyek produksi pesawat turboprop, jet ringan, pesawat militer, dan pesawat tanker militer. Terus, apa kunci sukses kepemimpinan Ortberg? "Bagian paling fundamental adalah inovasi yang datang dari pemikiran yang belum pernah ada dan benar-benar baru serta pemikiran yang radikal," katanya kepada DiversityInc.

Pemimpin yang sukses juga selalu didukung lingkungan inklusif karena para pegawai merasa nyaman untuk berpikir berbeda dan menerima ide dari orang yang berbeda serta mengintegrasikannya.

Pria asli Dubuque, Iowa, itu meraih gelar sarjana sains di Teknik Mesin Universitas Iowa. Dia kini menjadi Dewan Penasihat Teknik Universitas Iowa. Dia mendorong mahasiswa untuk belajar sains, teknologi, teknik, dan matematika dengan menjadi Direktur FIRST (For Inspiration and Recognition of Science and Technology).

Sementara itu, prestasi yang pernah diraih Ortberg adalah memenangkan Glassdoor Employees' Choice Award sebagai pengakuan 100 CEO terbaik pada 2017 versi Glassdoor, sebuah perusahaan situs penyedia informasi lowongan kerja. Ortberg menduduki peringkat ke-91 dan mendapatkan dukungan dari pekerjanya sebanyak 89%.

"Kita mengetahui tingkat dukungan pegawai kepada CEO berkorelasi dengan kepuasan karyawan dan kepercayaan di kalangan manajer senior," ungkap pendiri dan CEO Glassdoor, Robert Hohman. "Itu akan berkontribusi jangka panjang dalam ikatan antara perusahaan dan pegawai," ujarnya.
(amm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak