alexametrics

MNC Insurance Catat Peningkatan Premi Rp422,7 Miliar di 2017

loading...
MNC Insurance Catat Peningkatan Premi Rp422,7 Miliar di 2017
PT. MNC Asuransi Indonesia (MNC Insurance) mencatatkan performa memuaskan dengan peningkatan pertumbuhan premi bruto sebesar 49% sepanjang 2017. Foto/Rina Anggraeni
A+ A-
JAKARTA - PT. MNC Asuransi Indonesia (MNC Insurance) mencatatkan performa memuaskan dan mengalami pertumbuhan premi bruto sebesar 49% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Direktur Utama MNC Insurance Sylvy Setiawan mengatakan, bahwa samgat senang pertumbuhan premi di tahun 2017 meningkat dan mengalami pertumbuhan yang sangat cepat.

“Menutup tahun 2017, kami mengalami pertumbuhan dalam berbagai hal. Dari segi penerimaan MNC Insurance membukukan premi bruto sebesar Rp442.7 Miliar," ujar Sylvy Setiawan di Jakarta, Kamis (26/4/2018).

Dia menambahkan pertumbuhan ini didukung oleh berbagai inisiatif dalam meningkatkan kemudahan akses bagi nasabah yang dilakukan oleh perseroan dalam rentang tahun 2017 melalui pembukaan kantor-kantor perwakilan di 3 kota. Sehingga, MNC Insurance telah hadir di 23 kota seluruh Indonesia, selain itu juga dilakukan pengembangan sistem pembelian melalui website dan peningkatan akses bagi nasabah untuk mendapatkan layanan purna jual MNC Insurance.



“Kami juga mencoba meningkatkan akses bagi nasabah untuk dapat menghubungi kami, melalui call center 24jam, aplikasi claim, email dan sosial media kami yang dapat dihubungi sewaktu-waktu. Peningkatan akses ini dilakukan untuk mendukung layanan purna jual kami termasuk untuk kemudahan monitoring proses claim bagi para nasabah kami," paparnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Keuangan MNC Insurance Andre Sahelangi mengutarakan, angka pertumbuhan positif dalam penerimaan premi sebesar 49% ini tumbuh jauh dibandingkan dengan angka pertumbuhan industri asuransi umum di tahun 2017 sebesar 3.14%. "Selain itu performa positif perseroan juga terlihat dari peningkatan laba bersih perseroan di tahun 2017 sebesar 142% dibandingkan dengan tahun 2016," katanya.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak