Mandiri-BTN Syariah Sinergi Perluas Layanan Pembiayaan KPR
Selasa, 11 Agustus 2020 - 18:29 WIB
loading...
BTN-Mandiri Syariah perluas layanan pembiayaan KPR. Foto/Dok/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. dalam hal ini unit usaha syariah, yakni BTN Syariah dan Mandiri Syariah menjalin sinergi dalam rangka memperluas layanan Pembiayaan Kepemilikan Perumahan (KPR) . Untuk memperkuat sinergi tersebut, BTN Syariah dan Mandiri Syariah menandatangani nota kesepahaman perihal kerjasama produk keuangan syariah (joint financing, joint acquisition, optimalisasi customer base, edukasi, serta kerjasama bisnis jangka panjang lainnya.
"Kemitraan yang akan kami jalin akan menyatukan kompetensi utama dari BTN maupun Mandiri syariah karena dalam kerjasama ini kami dapat memberikan produk pelayanan yang lebih baik, efektif, efisien dan luas kepada nasabah," kata Direktur Operation, IT and Digital Banking Bank BTN Andi Nirwoto, di Jakarta, Selasa (11/8/2020).
Baca Juga: OJK Perbolehkan Cicilan KPR Ditunda Selama 1 Tahun
Adapun kompetensi utama BTN Syariah adalah pemimpin pasar di segmen pembiayaan perumahan, dengan kemitraan yang kuat dengan para developer perumahan yang dapat disinergikan dengan kompetensi utama dari Mandiri Syariah, seperti infrastruktur IT, jaringan distribusi yang luas di seluruh Indonesia dan likuiditas yang kuat untuk memastikan ekspansi pembiayaan lebih luas.
"Sebagai langkah awal sinergi Perbankan Syariah, BTN Syariah dan Mandiri Syariah akan melakukan customer Asset Purchase (CPA) dimana pada sisi BTN akan mendapatkan fresh fund untuk penyaluran pembiayaan Syariah dengan lebih agresif dan mengurangi mismatch antara long term funding dan long term financing," kata Andi.
Baca Juga: Generasi Milenial Dominasi Pengajuan KPR
Di sisi lain, dengan sinergi yang produktif ini, BTN Syariah optimistis dapat mencapai target bisnisnya tahun ini, diantaranya target pembiayaan sebesar Rp 24,6 triliun. Adapun per semester I, pertumbuhan pembiayaan BTN syariah mencapai sebesar 3,07% yoy menjadi Rp23,88 triliun pada semester I/2020. Andi menambahkan, bahwa tujuan yang tak kalah penting dari sinergi ini adalah untuk meningkatkan peranan Bank syariah dalam peningkatan literasi keuangan Syariah sesuai amanah Pemerintah Republik Indonesia sehingga berdampak pada perekonomian nasional.
"Kemitraan yang akan kami jalin akan menyatukan kompetensi utama dari BTN maupun Mandiri syariah karena dalam kerjasama ini kami dapat memberikan produk pelayanan yang lebih baik, efektif, efisien dan luas kepada nasabah," kata Direktur Operation, IT and Digital Banking Bank BTN Andi Nirwoto, di Jakarta, Selasa (11/8/2020).
Baca Juga: OJK Perbolehkan Cicilan KPR Ditunda Selama 1 Tahun
Adapun kompetensi utama BTN Syariah adalah pemimpin pasar di segmen pembiayaan perumahan, dengan kemitraan yang kuat dengan para developer perumahan yang dapat disinergikan dengan kompetensi utama dari Mandiri Syariah, seperti infrastruktur IT, jaringan distribusi yang luas di seluruh Indonesia dan likuiditas yang kuat untuk memastikan ekspansi pembiayaan lebih luas.
"Sebagai langkah awal sinergi Perbankan Syariah, BTN Syariah dan Mandiri Syariah akan melakukan customer Asset Purchase (CPA) dimana pada sisi BTN akan mendapatkan fresh fund untuk penyaluran pembiayaan Syariah dengan lebih agresif dan mengurangi mismatch antara long term funding dan long term financing," kata Andi.
Baca Juga: Generasi Milenial Dominasi Pengajuan KPR
Di sisi lain, dengan sinergi yang produktif ini, BTN Syariah optimistis dapat mencapai target bisnisnya tahun ini, diantaranya target pembiayaan sebesar Rp 24,6 triliun. Adapun per semester I, pertumbuhan pembiayaan BTN syariah mencapai sebesar 3,07% yoy menjadi Rp23,88 triliun pada semester I/2020. Andi menambahkan, bahwa tujuan yang tak kalah penting dari sinergi ini adalah untuk meningkatkan peranan Bank syariah dalam peningkatan literasi keuangan Syariah sesuai amanah Pemerintah Republik Indonesia sehingga berdampak pada perekonomian nasional.
Lihat Juga :