Lippo Karawaci Terapkan Strategi Efisiensi dan Penghematan Energi
Selasa, 23 Januari 2024 - 12:16 WIB
loading...
PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) menerapkan strategi efisiensi dan penghematan energi di semua aset properti. Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) menerapkan strategi efisiensi dan penghematan energi di semua aset properti. Caranya melalui inisiatif pemeliharaan aset dan praktik berkelanjutan.
Group CEO LPKR John Riady mengatakan, LPKR telah menerapkan berbagai inisiatif energi untuk mengurangi jumlah emisi gas rumah kaca (GRK) sekaligus menghasilkan penghematan pengeluaran biaya. LPKR juga terus menguji inisiatif dan solusi baru melalui program percontohan.
Apabila terbukti berhasil, LPKR akan menerapkannya di seluruh portofolio aset. ”Pendekatan ini memungkinkan LPKR untuk tetap fleksibel terhadap perubahan kondisi operasional dan kemajuan teknologi,” katanya dalam siaran pers, Selasa (23/1/2024). Baca juga: Strategi LPKR Mengelola Air Berkelanjutan, Target Konsumsi Capai 20%
Di samping itu, LPKR juga melanjutkan upaya mengejar sertifikasi bangunan hijau untuk aset baru atau aset yang ditingkatkan dengan menggabungkan teknologi dan praktik hemat energi. Melalui penghijauan gedung, perseroan bertujuan untuk mengubah pengelolaan aset secara holistik guna meningkatkan penggunaan energi serta pengelolaan air dan limbah.
LPKR pun mendorong unit bisnis dalam mengoptimalkan kinerja energi pada operasi mereka melalui peningkatan aset dan penggantian sistem bangunan lama, seperti penerangan, pendingin, dan pemanas air. ”Hasilnya, LPKR sukses mengurangi konsumsi listrik untuk penerangan sebanyak 60% dan lebih dari 30% untuk inisiatif pengoptimalan sistem pendingin karena peningkatan kinerja energi,” ujarnya.
Group CEO LPKR John Riady mengatakan, LPKR telah menerapkan berbagai inisiatif energi untuk mengurangi jumlah emisi gas rumah kaca (GRK) sekaligus menghasilkan penghematan pengeluaran biaya. LPKR juga terus menguji inisiatif dan solusi baru melalui program percontohan.
Apabila terbukti berhasil, LPKR akan menerapkannya di seluruh portofolio aset. ”Pendekatan ini memungkinkan LPKR untuk tetap fleksibel terhadap perubahan kondisi operasional dan kemajuan teknologi,” katanya dalam siaran pers, Selasa (23/1/2024). Baca juga: Strategi LPKR Mengelola Air Berkelanjutan, Target Konsumsi Capai 20%
Di samping itu, LPKR juga melanjutkan upaya mengejar sertifikasi bangunan hijau untuk aset baru atau aset yang ditingkatkan dengan menggabungkan teknologi dan praktik hemat energi. Melalui penghijauan gedung, perseroan bertujuan untuk mengubah pengelolaan aset secara holistik guna meningkatkan penggunaan energi serta pengelolaan air dan limbah.
LPKR pun mendorong unit bisnis dalam mengoptimalkan kinerja energi pada operasi mereka melalui peningkatan aset dan penggantian sistem bangunan lama, seperti penerangan, pendingin, dan pemanas air. ”Hasilnya, LPKR sukses mengurangi konsumsi listrik untuk penerangan sebanyak 60% dan lebih dari 30% untuk inisiatif pengoptimalan sistem pendingin karena peningkatan kinerja energi,” ujarnya.
Lihat Juga :