Shandong Heavy Industri Grup Investasi 40% di MNC Leasing, HT: Punya Potensi Luar Biasa
Selasa, 23 Januari 2024 - 13:52 WIB
loading...
Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo mengatakan, nantinya joint venture (JV) Shandong Heavy Industry Group (SHIG) melalui anak usahanya dengan MNC Leasing akan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Shandong Heavy Industry Group (SHIG) , salah satu perusahaan manufaktur alat berat dan truk terbesar di Tiongkok, melalui anak perusahaan SINOTRUK, menandatangani perjanjian joint venture (JV) dengan PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) untuk kepemilikan di salah satu anak perusahaan PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) yakni MNC Leasing .
Baca Juga: Shandong Heavy Industry Group Investasi 40% di MNC Leasing
Dengan demikian, SINOTRUK akan memiliki 40% saham MNC Leasing, perusahaan pembiayaan alat berat dan truk di bawah MNC Group. Adapun untuk kepemilikan di MNC Leasing ini, SINOTRUK mengeluarkan dana sebesar Rp274 miliar, setara valuasi 2x Book Value, yang terbagi menjadi 20% saham lama yang dimiliki oleh BCAP dan penerbitan saham baru sebesar 20%.
![Shandong Heavy Industri Grup Investasi 40% di MNC Leasing, HT: Punya Potensi Luar Biasa]()
Dana yang didapat dari penerbitan saham baru ini akan digunakan untuk pengembangan jaringan kantor MNC Leasing, terutama di sekitar area pertambangan, agar lebih dekat dengan pelaku bisnis alat berat.
Baca Juga: Shandong Heavy Industry-Weichai Power Gelar Konferensi dan Pameran Alat Berat di Indonesia
Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo mengatakan, nantinya JV ini akan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. SINOTRUK akan mampu memperkuat bisnis penjualan alat berat dan truknya di Indonesia, di mana MNC Leasing akan menjadi mitra strategis untuk menyediakan pembiayaan kepada pelanggannya.
Baca Juga: Shandong Heavy Industry Group Investasi 40% di MNC Leasing
Dengan demikian, SINOTRUK akan memiliki 40% saham MNC Leasing, perusahaan pembiayaan alat berat dan truk di bawah MNC Group. Adapun untuk kepemilikan di MNC Leasing ini, SINOTRUK mengeluarkan dana sebesar Rp274 miliar, setara valuasi 2x Book Value, yang terbagi menjadi 20% saham lama yang dimiliki oleh BCAP dan penerbitan saham baru sebesar 20%.

Dana yang didapat dari penerbitan saham baru ini akan digunakan untuk pengembangan jaringan kantor MNC Leasing, terutama di sekitar area pertambangan, agar lebih dekat dengan pelaku bisnis alat berat.
Baca Juga: Shandong Heavy Industry-Weichai Power Gelar Konferensi dan Pameran Alat Berat di Indonesia
Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo mengatakan, nantinya JV ini akan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. SINOTRUK akan mampu memperkuat bisnis penjualan alat berat dan truknya di Indonesia, di mana MNC Leasing akan menjadi mitra strategis untuk menyediakan pembiayaan kepada pelanggannya.
Lihat Juga :