Wall Street Mixed Saat S&P 500 Cetak Rekor Penutupan Tertinggi 3 Kali Beruntun
Rabu, 24 Januari 2024 - 07:11 WIB
loading...
A
A
A
Saham Netflix (NFLX.O) menguat 3,2% setelah layanan streaming video tersebut melampaui perkiraan pelanggan Wall Street pada kuartal keempat, didorong oleh serangkaian tayangan yang kuat.
Verizon Communications (VZ.N) menguat 6,7% setelah memperkirakan laba tahunan yang kuat dan membukukan penambahan pelanggan triwulanan tertinggi dalam hampir dua tahun. Sementara Procter & Gamble (PG.N) memperoleh 4,2% usai melampaui ekspektasi laba kuartal kedua.
Kenaikan Wall Street baru-baru ini dipicu oleh ekspektasi penurunan suku bunga dan optimisme seputar kecerdasan buatan, yang telah membantu mengangkat indeks chip Philadelphia (.SOX) lebih dari 5% sejauh ini pada tahun 2024, menambah lonjakan 65% pada tahun lalu.
Volume perdagangan di bursa AS relatif kecil, dengan 10,9 miliar lembar saham diperdagangkan, lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata 11,4 miliar lembar saham pada 20 sesi sebelumnya.
Verizon Communications (VZ.N) menguat 6,7% setelah memperkirakan laba tahunan yang kuat dan membukukan penambahan pelanggan triwulanan tertinggi dalam hampir dua tahun. Sementara Procter & Gamble (PG.N) memperoleh 4,2% usai melampaui ekspektasi laba kuartal kedua.
Kenaikan Wall Street baru-baru ini dipicu oleh ekspektasi penurunan suku bunga dan optimisme seputar kecerdasan buatan, yang telah membantu mengangkat indeks chip Philadelphia (.SOX) lebih dari 5% sejauh ini pada tahun 2024, menambah lonjakan 65% pada tahun lalu.
Volume perdagangan di bursa AS relatif kecil, dengan 10,9 miliar lembar saham diperdagangkan, lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata 11,4 miliar lembar saham pada 20 sesi sebelumnya.
(akr)
Lihat Juga :