Harga Nikel Drop Saat Pemerintah Gencar Hilirisasi, Begini Kekhawatiran Penambang

Rabu, 24 Januari 2024 - 12:02 WIB
loading...
Harga Nikel Drop Saat...
Penurunan harga nikel dunia menjadi pertanyaan tentang bagaimana masa depan hilirisasi industri nikel Indonesia? Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) mengungkap, beberapa kekhawatiran. Foto/Dok Reuters
A A A
JAKARTA - Penurunan harga nikel dunia menjadi pertanyaan tentang bagaimana masa depan hilirisasi industri nikel Indonesia. Sekjen Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI), Meidy Katrin Lengkey menuntut, adanya solusi karena nikel kebanggaan RI dan merupakan cadangan no.1 di dunia.

"Bahkan sejak tahun 2021, kita merupakan produser nikel no.1 dan kita mengontrol supply bahan baku nikel. Baik itu stainless steel maupun ke hidrometalurgi atau baterai nanti," ungkap Meidy dalam Market Review IDX, Rabu (24/1/2024).

Baca Juga: Smelter di Morowali Meledak, Kemenperin Turunkan Tim Investigasi

Lantas apa langkah-langkah pemerintah yang harus ditindaklanjuti? Salah satunya adalah pembatasan atau bahasa APNI adalah stop dahulu pabriknya agar jangan 'jor-joran' karena over target dan oversupply.

"Kekhawatiran kami bukan hanya karena kebutuhan dunia mengenai produk olahan nikel Indonesia, tapi juga kita sangat amat khawatir, pertama mengenai cadangan nikel akan berkurang, kedua kita juga konsen dong masalah environmental," jelas Meidy.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tsingshan Dorong Kolaborasi...
Tsingshan Dorong Kolaborasi Hilirisasi Nikel Ramah Lingkungan di Indonesia
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
Debat Ketiga Calon Ketua...
Debat Ketiga Calon Ketua Hipmi Menyoroti Investasi, Hilirisasi hingga Pasar Modal
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Kaltim Tawarkan Industri...
Kaltim Tawarkan Industri Fatty Amine Rp1,88 Triliun di Bontang
Kejagung Tetapkan Bos...
Kejagung Tetapkan Bos TSHI Tersangka Baru Kasus Korupsi Nikel di Sulawesi Tenggara
Prabowo Dorong Percepatan...
Prabowo Dorong Percepatan Hilirisasi di 13 Lokasi di Tanah Air
Rekomendasi
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
KPK: OTT di BPK Terkait...
KPK: OTT di BPK Terkait Temuan Pengadaan Smart TV di Muara Enim
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved