Unilever Siapkan Sejumlah Program bagi Mitra UMKM Terdampak Covid
Rabu, 12 Agustus 2020 - 08:10 WIB
loading...
A
A
A
"Bayangkan saja, mereka konsepnya sudah seperti minimarket tapi pengelolaannya masih tradisional. Mereka belum memiliki pencatatan barang yang masuk berapa dan barang keluar berapa, harusnya catatan seperti ini harus ada. Makanya hal-hal kecil ini melalui pendampingan, terus kita berikan," jelasnya.
Enny juga menyebutkan program ini sudah lama berjalan sejak 2016. Namun, pihaknya masih terus melakukan pendampingan ini hingga para mitranya bisa benar-benar merasakan manfaatnya. (Baca juga: Pemerintahan Lebanon Bubar di Tengah Kemarahan Publik)
Program yang kedua adalah meluncurkan aplikasi SahabatWarung. Dia menjelaskan, aplikasi ini merupakan salah satu cara memudahkan para mitranya untuk mendapatkan produk-produk yang dimiliki Unilever.
"Biasanya memang setiap Minggu itu ada sales kita yang turun ke warung-warung mitra kita untuk membawa produk-produk kita. Nah, sekarang dengan adanya aplikasi ini mereka bisa order langsung produk-produk kita secara online. Enggak perlu nunggu sales-nya lagi," katanya.
Dia juga mengakui ada tantangan dalam pengoperasian aplikasi ini lantaran banyak pelaku UMKM yang belum terbiasa melakukan pemesanan secara daring.
Enny juga menyebutkan program ini sudah lama berjalan sejak 2016. Namun, pihaknya masih terus melakukan pendampingan ini hingga para mitranya bisa benar-benar merasakan manfaatnya. (Baca juga: Pemerintahan Lebanon Bubar di Tengah Kemarahan Publik)
Program yang kedua adalah meluncurkan aplikasi SahabatWarung. Dia menjelaskan, aplikasi ini merupakan salah satu cara memudahkan para mitranya untuk mendapatkan produk-produk yang dimiliki Unilever.
"Biasanya memang setiap Minggu itu ada sales kita yang turun ke warung-warung mitra kita untuk membawa produk-produk kita. Nah, sekarang dengan adanya aplikasi ini mereka bisa order langsung produk-produk kita secara online. Enggak perlu nunggu sales-nya lagi," katanya.
Dia juga mengakui ada tantangan dalam pengoperasian aplikasi ini lantaran banyak pelaku UMKM yang belum terbiasa melakukan pemesanan secara daring.
Lihat Juga :